Daily News 06/12
December 06, 2023 No. 2463
LPPF PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) bersiap melakukan ekspansi gerai pada tahun depan. Investor Relation Matahari Departemen Store Patrick Kapugu mengatakan, LPPF akan berfokus pada dua hal utama di tahun 2024, yaitu investasi pada gerai dan manajemen digital. Untuk investasi di gerai, LPPF akan menambah gerai baru dan melakukan renovasi pada gerai eksisting. LPPF akan menambah 6 gerai baru di tahun depan, terdiri dari 4 gerai Matahari dan 2 gerai MU&KU. https://industri.kontan.co.id/news/matahari-department-store-lppf-akan-tambah-gerai-tahun-depan ============================================================================= SGRO Program pencampuran bahan bakar nabati (BBN) ke dalam bahan bakar minyak (BBM) biodiesel dari 30% (B30) menjadi 35% (B35) berlaku sejak 1 Agustus 2023. Head of Investor Relation Sampoerna Agro, Stefanus Darmagiri mengatakan, implementasi program B35 mampu menopang harga crude palm oil (CPO) dan secara tidak langsung akan mendukung kinerja SGRO. Stefanus menyebutkan, total penjualan CPO SGRO meningkat 24% pada kuartal III-2023 jika dibandingkan dengan kuartal II-2023. Menurutnya, peningkatan penjualan ini disebabkan adanya puncak panen dan program B35. https://industri.kontan.co.id/news/program-b35-berjalan-bantu-dongkrak-penjualan-cpo-sampoerna-agro-sgro ============================================================================= CSRA Emiten perkebunan sawit, PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) bakal menambah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) ketiga dengan kapasitas 45 ton per jam. Adapun PKS tersebut akan dibangun diatas lahan seluas 2.700 hektare. "Rencana peletakan batu pertama akan dilaksanakan 8 Januari 2024. Berlokasi di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan," kata Sekretaris Perusahaan Cisadane Sawit Raya, Iqbal Prastowo kepada Kontan.co.id, Selasa (5/12). Iqbal menerangkan, kapasitas produksi pabrik ketiga di Kabupaten Banyuasin ini nantinya akan sama persis dengan pabrik kedua mereka yang berada di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, yakni 45 ton per jam. Iqbal menambahkan, fokus perseroan tahun 2024 tetap pada rencana strategis, seperti mekanisasi panen, penanaman pada landbank di region Sumatera Selatan (Sumsel) serta pembangunan PKS ke-3 di Kabupaten Banyuasin, Sumsel. https://industri.kontan.co.id/news/cisadane-sawit-raya-csra-bangun-pks-ke-3-berkapasitas-45-ton-per-jam-di-tahun-2024 ============================================================================= ACES Pemberlakuan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian rumah diperkirakan tidak hanya menjadi berkah untuk sektor properti, tetapi juga bagi emiten ritel PT Ace Hardware Tbk. (ACES). Pemerintah telah menetapkan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) atas penyerahan rumah tapak dan susun dengan harga terbesar Rp5 miliar. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2023 yang berlaku pada 21 November 2023. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rut Yesika Simak, dalam riset yang dipublikasikan pada akhir November lalu, mengatakan bahwa insentif PPN akan mendorong permintaan terhadap produk perbaikan rumah dari ACES. https://market.bisnis.com/read/20231205/192/1721111/tak-hanya-emiten-properti-aces-bakal-ketiban-berkah-insentif-ppn-rumah ============================================================================= TOTL PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) melihat bisnis konstruksi di tahun ini mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, masih ada beberapa faktor yang mesti diwaspadai untuk kelangsungan bisnis TOTL ke depan. Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada Anggie S. Sidharta menyatakan, prospek bisnis konstruksi mulai membaik di tahun 2023 ini. Akan tetapi, beberapa faktor masih perlu diwaspadai seperti konflik Geo Politik, inflasi harga, hingga Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung di tahun 2024 nanti. “Untuk itu TOTL berupaya menjaga keberlanjutan bisnis dengan tetap prudent dalam menjaga kas tetap positif serta melakukan optimalisasi dan efisiensi pada kinerja dan biaya operasi Perusahaan,” ungkap Anggie, kepada Kontan.co.id, Senin (4/12). https://industri.kontan.co.id/news/total-bangun-persada-totl-melihat-bisnis-konstruksi-mulai-membaik ============================================================================= PGEO PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mundur dari lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Nage di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Padahal WKP Nage telah difasilitasi government drilling berupa survei geokimia, geofisika, geosains, dan pengeboran dua sumur. Manager Corporate Communication & Stakeholder Management Pertamina Geothermal Energy, Muhammad Taufik mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengurangi risiko hulu pemboran sektor panas bumi melalui program government drilling. “Terkait dengan penawaran Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Nage, terdapat beberapa faktor dari sisi resiko maupun keekonomian yang menjadi pertimbangan sehingga perseroan tidak menindaklanjuti penawaran tersebut,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (5/12). https://industri.kontan.co.id/news/pertamina-geothermal-energy-pgeo-mundur-dari-lelang-wkp-nage-ini-alasannya