Daily News 07/12

December 07, 2023 No. 2464
AGRO

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) mencatatkan nilai pembiayaan yang disalurkan untuk sektor Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB) mencapai 39,96% dari total kredit Perseroan pada September 2023. Nilai tersebut meningkat dari sebelumnya sebesar 21,10% dari total kredit Perseroan pada akhir tahun lalu.

Bank Raya terus meningkatkan aktivitas di bidang lending & funding yang mendukung keuangan berkelanjutan. Hingga September 2023, Bank Raya telah melakukan pembiayaan kepada masyarakat yang bergerak di kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB) sebesar Rp2,2 triliun, yang meliputi pembiayaan pada bangunan berwawasan lingkungan yang memenuhi standar atau sertifikasi sebesar Rp74,5 miliar, kegiatan usaha dan/atau kegiatan berwawasan lingkungan lainnya sebesar Rp311 miliar dan penyaluran kepada kegiatan UMKM sebesar Rp1,8 triliun.

Dengan pencapaian tersebut, Bank Raya meraih penghargaan sebagai Bank Pendukung Pembiayaan Keuangan Hijau Terbaik (Bank KBMI 1 dan 2) oleh Bank Indonesia Award 2023 yang diumumkan pada gelaran Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2023.

https://www.emitennews.com/news/3996-dari-total-kredit-bank-raya-agro-catat-pembiayaan-sektor-kub-sentuh-rp22-t

=============================================================================

BRPT

Realisasi pendanaan transisi energi lewat Just Energy Transition Partnership (JETP) di Indonesia memang masih jauh panggang dari api. Namun, pihak yang potensial ikut diuntungkan, baik secara langsung maupun tidak langsung dari proposal ini mulai terbaca.

Grup Barito lewat PT Barito Pacific Tbk (BRPT), gurita bisnis orang terkaya Indonesia Prajogo Pangestu pun masuk di dalamnya. Setidaknya demikian menurut pandangan sebagian analis.

"Kami percaya partisipasi stakeholders internasional membantu misi dekarbonisasi Indonesia akan membuat eksekusi lebih baik dan pembukaan akses pendanaan lain. Sehingga, kami tetap melihat hal ini [JETP] sebagai peluang anorganik untuk BRPT," terang Tim Riset JP Morgan Sekuritas dalam publikasi yang diterima Bisnis, dikutip Kamis (5/12/2023).

Investasi anorganik merujuk pada strategi pertumbuhan perusahaan yang melibatkan akuisisi, penggabungan, atau keterlibatan dalam inisiatif eksternal, seperti aliansi strategis, investasi modal ventura, atau pengambilalihan perusahaan lain.

Dalam konteks aliran dana JETP, BRPT dipandang memiliki kans ikut terlibat dengan melakukan akuisisi ataupun sebagai investor strategis proyek yang potensial masuk pipeline. Meskipun, hingga saat ini belum ada aroma hal tersebut bisa terjadi dalam waktu dekat.

https://market.bisnis.com/read/20231206/192/1721510/peluang-grup-barito-kendaraan-prajogo-di-tengah-gemerlap-jetp

=============================================================================

BUMI

Emiten batu bara PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) memperkirakan volume produksi batu bara dapat mencapai 80 juta ton pada tahun 2024.

Direktur Bumi Resources Dileep Srivastava menuturkan BUMI hingga saat ini belum melakukan finalisasi untuk target kinerja pada tahun depan. Akan tetapi, kata dia, cukup masuk akal jika diekspektasikan volume produksi batu bara BUMI akan mencapai 80 juta ton tahun depan.

https://market.bisnis.com/read/20231206/192/1721478/bumi-resources-bumi-perkirakan-produksi-batu-bara-capai-80-juta-ton-di-2024

=============================================================================

CAMP

Emiten produsen es krim, PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) mengincar pertumbuhan bisnis 10% di tahun 2024. 

Pihaknya menyampaikan, untuk mencapai pertumbuhan yang positif strategi bisnis yang dilakukan yakni memperbanyak penetrasi ke kota-kota secondary.

"Kita tahun depan akan lebih memperbanyak penetrasi ke kota-kota secondary agar lebih dekat menjangkau konsumen, sehingga nantinya bisa peningkatan penjualan kita tumbuh 10%," kata Direktur Campina Ice Cream Adji Andjono Purwo saat ditemui Kontan di Jakarta, Rabu (6/12).

Sebagai informasi, laju bisnis CAMP di tahun 2023 terpantau bertumbuh positif. Per kuartal III-2023, CAMP mengantongi penjualan bersih sebesar Rp 872,97 miliar, atau lebih tinggi 1,65% YoY dibandingkan Rp 858,73 miliar per kuartal III-2022.

https://industri.kontan.co.id/news/ini-fokus-kinerja-campina-ice-cream-industry-camp-di-tahun-2024

=============================================================================

ESSA

Emiten produsen amoniak, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) membeberkan sumber dana untuk studi kelayakan proyek amonia biru yang saat ini memasuki fase II.

Presiden Direktur ESSA Industries Indonesia Kanishk Laroya mengatakan, investasi studi kelayakan proyek anomia biru ini sekitar US$ 100 juta sampai US$ 150 juta dengan sumber dananya berasal dari gabungan kas internal dan fasilitas keuangan eksternal.

"Fasilitas eksternal bisa dari pinjaman atau bentuk lainnya, masih kami kaji," kata Kanishk dalam paparan publik secara virtual, Rabu (6/12).

https://industri.kontan.co.id/news/essa-industries-essa-beberkan-sumber-dana-proyek-amonia-biru-sebesar-us-150-juta

=============================================================================

HAIS

Emiten pelayaran, PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) optimistis dapat meraih pertumbuhan pendapatan 8%-10% sampai tutup tahun nanti. 

Optimisme tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah muatan kargo sebesar 19,58% pada periode Januari-September 2023 menjadi 8,11 juta metrik ton (MT) kargo, dari 6,79 juta MT pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Secara pendapatan kami saat ini optimistis kami bisa naik kurang lebih 8%-10% di akhir tahun nanti,” kata Investor Relation HAIS Ramadhany Andriyanto, dalam Paparan Publik Virtual, Rabu (6/12). 

https://industri.kontan.co.id/news/hasnur-internasional-hais-optimistis-pendapatan-tahun-ini-bisa-naik-10