Daily News 15 December 2025
-
APLN
Agung Podomoro Land Tbk.
-
PT. Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) atau Agung Podomoro Group melalui PT. Mitra Abadi Utama resmi memulai pembangunan Pasar Modern Kota Podomoro Tenjo sebagai fasilitas baru untuk memperkuat ekosistem hunian sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Manajemen menilai kehadiran pasar modern ini sebagai langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan kota berjalan berkelanjutan, dengan menyediakan akses kebutuhan harian bagi penghuni dalam lingkungan yang lebih higienis, modern, dan tertata. Pasar modern ini dibangun di atas lahan seluas 4.302 meter persegi dengan luas bangunan 1.447 meter persegi dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III tahun depan.
Fasilitas ini akan menampung sekitar 100 pedagang yang terdiri dari 60 unit los dan 37 unit kios, dengan mayoritas diisi oleh pelaku UMKM lokal dari wilayah Tenjo dan Tigaraksa. Kurasi pedagang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan harian seperti sembako, sayuran, daging, telur, dan kebutuhan dapur lainnya agar penghuni dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus keluar dari kawasan. Dari sisi dampak kawasan, hampir 5.000 unit hunian di Kota Podomoro Tenjo telah diserahterimakan kepada konsumen, dan kehadiran pasar modern diperkirakan akan mendorong peningkatan tingkat hunian aktual.
Lengkapnya fasilitas kota diharapkan memicu aktivitas warga secara organik, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap nilai kawasan dan nilai investasi properti, melengkapi fasilitas lain yang telah tersedia seperti flyover, club house, masjid, sekolah, pusat kuliner, ritel harian, sistem pengolahan air, serta rencana pengembangan kawasan TOD untuk mendukung konektivitas transportasi publik.
https://industri.kontan.co.id/news/perkuat-ekosistemagung-podomoro-apln-mulai-bangun-pasar-modern-kota-podomoro-tenjo
-
CSIS
Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.
-
PT. Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS) akan melakukan rights issue senilai Rp198,66 miliar melalui penerbitan 522,8 juta saham baru (setara 28,57%) dengan harga pelaksanaan Rp380 per saham (nominal Rp100). Rasio HMETD ditetapkan 10:4, artinya setiap pemegang 10 saham yang tercatat pada 23 Desember 2025 berhak memperoleh 4 HMETD, dan setiap 1 HMETD dapat ditebus menjadi 1 saham baru. Pemegang saham pengendali Andalan Utama Bintara (AUB) (57,23%) menyatakan akan mengeksekusi seluruh haknya sebesar 299,2 juta HMETD (?Rp113,69 miliar) dan juga bertindak sebagai pembeli siaga untuk menyerap sisa saham hingga 165,494 juta saham (?Rp62,88 miliar), sementara Olympic Kapital Equity (OKE) (22,77%) akan mengeksekusi sebagian 52,63 juta HMETD (?Rp19,99 miliar) dengan bukti kecukupan dana dari referensi bank.
Bersamaan dengan rights issue, CSIS juga menerbitkan maksimal 52,28 juta Waran Seri I (2,78% dari modal ditempatkan-disetor). Mekanismenya: setiap 1.000 saham baru hasil pelaksanaan HMETD melekat 100 waran, dan setiap 1 waran memberi hak membeli 1 saham dengan harga pelaksanaan *Rp512, dengan potensi dana waran hingga Rp26,76 miliar. Dana hasil rights issue (sekitar Rp193,69 miliar) akan disuntikkan sebagai setoran modal ke anak usaha **Bogorindo Cemerlang (BC)* untuk pembangunan infrastruktur Kawasan Industri Cikembar (~Rp93 miliar), infrastruktur Bukit Penenjoan (~Rp10 miliar), pembangunan gudang Kawasan Industri Sentul (~Rp7 miliar), serta pembebasan lahan untuk menambah landbank sekitar Cikembar (~Rp83,69 miliar), sementara sisanya dipakai untuk kebutuhan operasional (termasuk biaya dan gaji).
Dana hasil waran seluruhnya ditujukan memperkuat struktur permodalan; bila dana rights + waran tidak mencukupi, BC dapat menggunakan kas internal dan/atau pendanaan eksternal. Jadwal rights issue: cum-right reguler/nego 19 Des 2025 dan ex-right 22 Des 2025; cum-right pasar tunai 23 Des dan ex-right 24 Des 2025, dengan recording date 23 Des 2025 serta distribusi HMETD 24 Des 2025. Pencatatan HMETD dan waran dijadwalkan 29 Des 2025, periode perdagangan & pelaksanaan 29 Des 2025?7 Jan 2026, dan distribusi saham hasil HMETD 30 Des 2025?7 Jan 2026.
https://emitennews.com/news/ekspansi-csis-right-issue-rp19866-miliar
-
GMFI
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.
-
PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) merancang rights issue maksimal Rp6,21 triliun dengan menerbitkan 90,05 miliar saham baru Seri B (setara 70,56%) pada harga pelaksanaan Rp69 per saham (nominal Rp25). Rasio HMETD mengacu pada contoh di artikel: pemegang 1 miliar saham lama memperoleh 2.397.134.055 HMETD (?2,397134055 HMETD per 1 saham lama), di mana 1 HMETD dapat ditebus menjadi 1 saham baru. Aksi ini menjadi bagian dari restrukturisasi Grup Garuda Indonesia untuk memperbaiki posisi ekuitas dan mendukung pengembangan bisnis MRO GMFI.
Pemegang saham yang akan menyerap porsi terbesar adalah Angkasa Pura Indonesia (API) melalui setoran modal non-tunai (inbreng) berupa HGB di atas tanah HPL API seluas 972.123 m² di area GMF Bandara Soekarno-Hatta, dengan nilai penilaian Rp5,66 triliun. Secara substansi, Rp5,66 triliun tersebut menjadi kontribusi utama dana rights issue melalui perolehan aset strategis, sementara sisa dana dialokasikan sebagai modal kerja untuk menjaga kelancaran operasional (termasuk pembelian bahan baku dan spare part) agar pekerjaan perawatan selesai tepat waktu dan sesuai standar otoritas.
Setelah transaksi, API akan menjadi pemegang saham terbesar dan kepemilikan Garuda terdilusi, namun Garuda disebut tetap menjadi pengendali sehingga konsolidasi laporan keuangan tetap berada pada Grup Garuda. Dari sisi implikasi, inbreng aset dinilai meningkatkan aset tetap GMFI sebesar Rp5,66 triliun serta mengubah status aset strategis yang sebelumnya bersifat sewa menjadi kepemilikan, memberi ruang akselerasi pengembangan fasilitas dan ekspansi layanan MRO bernilai tambah (kapasitas, kapabilitas, efisiensi, dan kualitas layanan).
Jadwal rights issue: cum-right reguler/nego 19 Des 2025 dan ex-right 22 Des 2025; cum-right pasar tunai 23 Des dan ex-right 24 Des 2025, dengan recording date 23 Des 2025 dan distribusi HMETD 24 Des 2025. Pencatatan di BEI 29 Des 2025, periode perdagangan & pelaksanaan 29 Des 2025?9 Jan 2026, pembayaran pemesanan saham tambahan terakhir 13 Jan 2026, penjatahan 14 Jan 2026, dan pengembalian dana 19 Jan 2026.
https://emitennews.com/news/gmfi-right-issue-rp69-per-lembar-simak-jadwalnya
-
INET
Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.
-
PT. Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) bersama BNET dan APJII mengaktifkan Node IIX Karawang sebagai titik pertukaran trafik internet berkapasitas tinggi yang berlokasi strategis di koridor Jakarta?Bandung. Aktivasi node ini mengubah pola lama pertukaran trafik nasional yang selama bertahun-tahun terpusat di Jakarta, dengan menghadirkan rute yang lebih dekat ke Jawa Barat sehingga jalur data menjadi lebih pendek dan stabil. Kehadiran Node IIX Karawang juga memungkinkan distribusi beban trafik yang lebih merata dan meningkatkan ketahanan jaringan.
Dari sisi manfaat operasional, node baru ini memberikan penurunan latency, efisiensi biaya backbone, ketersediaan rute alternatif, serta akses konten lokal yang lebih cepat dan konsisten bagi pelanggan akhir. Menurut manajemen, operator membutuhkan rute yang lebih dekat agar layanan lebih efisien dan reliabel; Node IIX Karawang dihadirkan sebagai jawaban konkret atas kebutuhan tersebut. Dengan berkurangnya ketergantungan pada Jakarta, risiko bottleneck dan gangguan berskala nasional juga dapat ditekan.
Secara strategis, aktivasi Node IIX Karawang mencerminkan arah industri internet Indonesia yang semakin kolaboratif, di mana berbagi infrastruktur menjadi kunci peningkatan kualitas layanan nasional. Node ini melengkapi ekosistem infrastruktur BNET―mulai dari IP Transit internasional, Metro Nasional, Open Access Inner City, layanan konten/CDN, hingga data center lokal―serta memperkuat pemerataan akses internet. Dampaknya diharapkan meluas ke layanan publik digital, pertumbuhan UMKM, efisiensi industri, kualitas pendidikan, dan stabilitas layanan internet masyarakat.
https://emitennews.com/news/kolaborasi-inet-dan-bnet-aktivasi-node-iix-karawang-berkapasitas-100g