Daily News 18 December 2025
-
CBDK
Bangun Kosambi Sukses Tbk.
-
PT. Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) bersama anak usahanya PT. Agung Surya Gemerlap (ASGE) mendirikan entitas usaha baru bernama PT. Samudra Mega Utama (SMU) pada 12 Desember 2025. SMU didirikan dengan modal dasar 2.000 lembar saham senilai Rp1,2 miliar, sementara modal ditempatkan dan disetor sebanyak 1.000 lembar saham atau Rp600 juta, mencerminkan langkah pemekaran struktur usaha seiring pengembangan portofolio properti perseroan.
Dari sisi kepemilikan, CBDK menguasai 999 lembar saham SMU senilai Rp599,4 juta atau setara 99,9%, sedangkan ASGE memiliki 1 lembar saham senilai Rp600 ribu (0,01%). SMU akan bergerak di bidang real estat dan aktivitas terkait, mencakup KBLI 68111 (real estat yang dimiliki sendiri atau disewa), KBLI 64200 (aktivitas perusahaan holding), serta KBLI 70209 (aktivitas konsultasi manajemen lainnya), sehingga entitas ini berfungsi sebagai kendaraan operasional/korporasi untuk mendukung ekspansi dan pengelolaan aset di bawah grup.
Manajemen menyatakan pendirian SMU tidak menimbulkan dampak material terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha CBDK. Namun secara strategi, langkah ini menegaskan fokus ekspansi CBDK di sektor real estat yang berlokasi di kawasan PIK 2, seiring pengembangan PIK 2 sebagai salah satu wilayah pertumbuhan strategis perseroan dan kebutuhan penataan entitas untuk mendukung proyek-proyek lanjutan.
https://emitennews.com/news/cbdk-dirikan-anak-usaha-baru-di-kawasan-pik-2
-
MBMA
Merdeka Battery Materials Tbk.
-
PT. Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) membukukan laba bersih USD25,3 juta pada 9M25, naik 37,05% yoy dari USD18,46 juta, sehingga EPS dasar/dilusian meningkat menjadi USD0,00023 dari USD0,00017. Kenaikan laba ini terjadi meski pendapatan usaha turun tajam menjadi USD934,99 juta (-32,11% yoy), menunjukkan perbaikan profitabilitas lebih banyak ditopang oleh efisiensi biaya dan kontribusi pos non-operasional/associate ketimbang pertumbuhan top line.
Dari sisi operasional, beban pokok pendapatan turun menjadi USD842,71 juta dari USD1,3 miliar, mendorong laba kotor naik ke USD92,27 juta dari USD79,36 juta dan laba usaha meningkat menjadi USD68,43 juta (vs USD58,45 juta). Namun, tekanan biaya tetap terlihat dengan beban penjualan dan pemasaran naik ke USD3,24 juta dan beban umum-administrasi naik ke USD20,59 juta.
Di sisi lain, biaya keuangan membengkak menjadi USD12,66 juta dari USD6,63 juta, sehingga kontribusi positif terbesar datang dari lonjakan bagian laba bersih entitas asosiasi menjadi USD14,35 juta (vs USD0,34 juta), yang membantu menjaga laba sebelum pajak naik tipis menjadi USD66,5 juta. Pada level neraca, total aset meningkat menjadi USD3,59 miliar dari USD3,43 miliar di akhir 2024, dengan ekuitas naik ke USD2,37 miliar, sementara liabilitas juga meningkat menjadi USD1,22 miliar dari USD1,08 miliar.
Kombinasi kenaikan ekuitas dan liabilitas mengindikasikan ekspansi aset yang masih berjalan, namun perhatian investor tetap pada keberlanjutan margin di tengah pelemahan pendapatan serta sensitivitas terhadap biaya pendanaan yang meningkat, mengingat porsi dukungan laba dari entitas asosiasi menjadi lebih signifikan di 9M25.
https://emitennews.com/news/surplus-37-persen-kuartal-iii-mbma-tabulasi-laba-usd253-juta
-
MDKA
Merdeka Copper Gold Tbk.
-
PT. Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) mencatat rugi bersih USD34,75 juta per 30 September 2025, menyusut 48,15% yoy dari rugi USD67,02 juta, sehingga rugi per saham dasar membaik menjadi USD0,00144 dari USD0,0028. Perbaikan bottom line ini terjadi meski pendapatan turun 22,89% yoy menjadi USD1,28 miliar, mengindikasikan tekanan top line masih ada namun profitabilitas operasional menunjukkan pemulihan yang lebih kuat.
Dari sisi operasional, beban pokok pendapatan turun ke USD1,12 miliar dari USD1,54 miliar, mendorong laba kotor naik 40,54% yoy menjadi USD166,05 juta. Beban penjualan dan pemasaran serta beban umum-administrasi meningkat masing-masing menjadi USD3,5 juta dan USD40,72 juta, namun laba usaha tetap melesat 54,63% yoy menjadi USD121,82 juta, menegaskan adanya perbaikan efisiensi/struktur biaya pada level gross margin.
Laba sebelum pajak juga berbalik positif menjadi USD35,72 juta dari rugi USD20,59 juta, tetapi tekanan beban keuangan tetap besar (USD90,44 juta) dan beban pajak penghasilan tercatat USD21,43 juta, sehingga hasil akhir periode masih tercatat rugi bersih. Pada neraca, total aset meningkat menjadi USD5,6 miliar dari USD5,23 miliar di akhir 2024, dengan ekuitas naik ke USD2,99 miliar, sementara liabilitas juga bertambah menjadi USD2,6 miliar dari USD2,32 miliar.
Kombinasi perbaikan operasional dengan kenaikan liabilitas menandakan pemulihan kinerja masih dibayangi kebutuhan pendanaan dan biaya keuangan yang tinggi, sehingga arah perbaikan profitabilitas ke depan sangat sensitif terhadap kemampuan menjaga margin operasional sekaligus menekan beban bunga.
https://emitennews.com/news/kuartal-iii-mdka-pangkas-rugi-48-persen
-
TOBA
TBS Energi Utama Tbk.
-
PT. TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp500 miliar sebagai bagian dari program obligasi berkelanjutan dengan target total Rp800 miliar, setelah sebelumnya telah menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I senilai Rp125 miliar. Obligasi Rp500 miliar ini dibagi menjadi tiga seri: Seri A Rp100 miliar dengan kupon 7,25% tenor 3 tahun, Seri B Rp175 miliar kupon 8,00% tenor 5 tahun, dan Seri C Rp225 miliar kupon 8,65% tenor 7 tahun, dengan pembayaran bunga setiap tiga bulan dan pembayaran pertama pada 22 April 2026.
Pelunasan pokok dilakukan secara bullet saat jatuh tempo, masing-masing pada 22 Januari 2029 (Seri A), 22 Januari 2031 (Seri B), dan 22 Januari 2033 (Seri C). Dari sisi penggunaan dana, porsi terbesar sebesar Rp400,93 miliar dialokasikan untuk melunasi pokok Obligasi I tahun 2023 Seri A, sehingga aksi ini secara praktis memperpanjang profil jatuh tempo sekaligus merapikan struktur utang. Selain itu, Rp46,39 miliar akan disuntikkan sebagai setoran modal kepada PT. Trisensa Mineral Utama (TMU) untuk modal kerja pertambangan batubara, termasuk biaya kontraktor pengupasan lapisan penutup, pengambilan, dan pengangkutan batubara.
Sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja perseroan untuk kebutuhan operasional rutin dan general corporate purposes (misalnya gaji, sewa kantor, perawatan/perbaikan, dan kebutuhan korporasi lainnya) sesuai kebutuhan usaha. Jadwal penawaran: masa penawaran umum 13?15 Januari 2026, penjatahan 20 Januari 2026, pembayaran dari investor 21 Januari 2026, pengembalian uang pemesanan 22 Januari 2026, distribusi obligasi elektronik 22 Januari 2026, dan pencatatan di BEI 23 Januari 2025 (catatan: tanggal pencatatan di artikel tertulis 2025 meski rangkaian jadwal berada di Januari 2026).
https://emitennews.com/news/toba-tawarkan-obligasi-rp500-m-periksa-tujuannya