Daily News 30 January 2026

January 30, 2026 No. 2978

IPCM

Jasa Armada Indonesia Tbk.

PT. Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) emiten jasa perkapalan bagian dari Pelindo Group melanjutkan kinerja positif produksi jasa penundaan dan pemanduan hingga akhir Desember 2025. Perolehan tersebut seiring meningkatnya aktivitas kepelabuhanan, optimalisasi layanan di berbagai wilayah operasional, serta peran strategis IPCM dalam mendukung kelancaran logistik nasional.

Hingga Desember 2025, total produksi penundaan IPCM mencapai 1,85 juta GT Jam, tumbuh 6,67 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan layanan pada segmen umum, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), dan Terminal Khusus (TERSUS), sejalan dengan meningkatnya aktivitas kapal niaga, energi, dan peti kemas di berbagai pelabuhan utama.

Kinerja pemanduan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid, dengan total produksi mencapai 747,99 juta GT hingga Desember 2025, atau meningkat signifikan sebesar 70,17 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Dari gerakan kapal juga mengalami peningkatan sebesar 165,78 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya menjadi 101.544 gerakan kapal.

Peningkatan ini mencerminkan tingginya aktivitas gerak kapal dan kepercayaan pengguna jasa terhadap keandalan layanan pemanduan IPCM di wilayah operasionalnya.

http://emitennews.com/news/kinerja-produksi-2025-solid-ipcm-siap-tancap-gas-di-2026

JSMR

Jasa Marga (Persero) Tbk

PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) bakal menawarkan obligasi senilai Rp2,067 triliun. Penerbitan surat utang itu, bagian dari obligasi berkelanjutan II dengan target Rp4 triliun. Dan, perseroan telah menerbitkan surat utang senilai Rp1 triliun. Nah, surat utang kali ini ditawarkan dalam empat seri. Seri A sebesar Rp281,82 miliar dengan bunga 5,70 persen per tahun berdurasi tiga tahun.

Seri B senilai Rp718,17 miliar dengan bunga 6,15 persen per tahun berjangka 5 tahun. Seri C sejumlah Rp300 miliar dengan bunga 6,50 persen per tahun berdurasi 7 tahun. Dan, seri D sebesar Rp767,65 miliar dengan bunga 6,75 persen per tahun berjangka 10 tahun. Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan. Pembayaran bunga pertama dilakukan pada 20 Mei 2026. 

Pembayaran Bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo pada 20 Februari 2029 untuk Seri A, pada 20 Februari 2031 untuk Seri B, pada 20 Februari 2033 untuk Seri C, dan pada 20 Februari 2036 untuk Seri D. Pelunasan obligasi dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo.

https://emitennews.com/news/kebut-tol-japek-ii-jsmr-tawarkan-obligasi-rp206-triliun

TBIG

Tower Bersama Infrastructure Tbk.

PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) melanjutkan buyback saham senilai Rp360 Miliar. Periode pelaksanaan buyback sepanjang tiga bulan. Tepatnya, sejak 30 Januari 2026 hingga 29 April 2026. Nah, untuk memuluskan rencana lanjutan buyback saham itu, perseroan menunjuk Ciptadana Sekuritas Asia. Pembelian kembali saham akan dilakukan dengan harga dilakukan dengan harga dianggap baik dan wajar dengan memperhatikan ketentuan berlaku. 

Perseroan berkeyakinan pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan pada periode perpanjangan tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Itu mengingat perseroan memiliki sumber pendanaan cukup untuk melakukan buyback saham bersamaan dengan menjalankan kegiatan usaha, termasuk kebutuhan belanja modal. 

https://emitennews.com/news/tbig-lanjutkan-buyback-saham-rp360-miliar

WIIM

Wismilak Inti Makmur Tbk.

PT. Wismilak Inti Makmur Tbk. (WIIM) meresmikan Office Block Divisi Filter yang berlokasi di Jalan Buntaran No.18, Surabaya. Peresmian fasilitas ini menjadi bagian dari langkah perseroan dalam memperkuat efisiensi operasional, sentralisasi fungsi kerja, serta mendorong kolaborasi lintas divisi guna menopang pertumbuhan berkelanjutan Divisi Filter.

Corporate Secretary WIIM, Surjanto Yasaputera, dalam keterbukaan informasi Kamis (29/1/2026), menjelaskan bahwa Office Block Divisi Filter dibangun di atas lahan sekitar 1.080 meter persegi dengan total luas bangunan kurang lebih 1.872 meter persegi yang terdiri dari dua lantai.

Fasilitas tersebut akan difungsikan sebagai pusat aktivitas perkantoran Divisi Filter, mencakup fungsi Quality Control (QC), Research & Development (R&D), Production Planning & Control (PPC), Finance & Accounting, serta fungsi pendukung operasional lainnya.

Direktur PT Wismilak Inti Makmur Tbk, Krisna Tanimihardja, menyampaikan bahwa peresmian Office Block ini dilakukan untuk menyediakan fasilitas kerja yang lebih terintegrasi sekaligus menyesuaikan kebutuhan operasional perseroan seiring perkembangan kegiatan usaha.

https://emitennews.com/news/wiim-integrasikan-operasi-divisi-filter-lewat-office-block-baru