Daily News 27 February 2026
-
ASII
Astra International Tbk
-
PT. Astra International Tbk. (ASII) sepanjang 2025 mengemas laba bersih Rp32,8 triliun. Turun tipis 3 persen dibanding edisi sama akhir 2024 senilai Rp33,9 triliun. Laba bersih per saham susut 3 persen menjadi Rp810 dari sebelumnya Rp837. Pendapatan bersih konsolidasian grup pada 2025 sebesar Rp323,4 triliun, susut 2 persen dari episode sama tahun 2024 sejumlah Rp328,48 triliun. Itu terutama disebabkan penurunan kontribusi bisnis jasa penambangan, dan pertambangan batu bara serta bisnis mobil baru.
Untungnya, diimbangi kinerja positif bisnis pertambangan emas, jasa keuangan, dan bisnis sepeda motor. Raihan laba bersih grup itu, disumbang otomotif & mobilitas Rp11,36 triliun, turun tipis dari Rp11,4 triliun. Jasa keuangan berkontribusi Rp8,95 triliun, naik 9 persen dari Rp8,2 triliun.
https://emitennews.com/news/sudahi-2025-astra-asii-bukukan-laba-bersih-rp328-triliun
-
BBRI
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
-
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat laba bersih sepanjang tahun buku keuangan 2025 sebesar Rp57,13 triliun, tertakar turun 5,7 persen dibandingkan edisi 2024 yang sebesar Rp60,64 triliun. Berdasarkan laporan keuangan Kamis (26/2/2026), emiten Himbara ini membukukan naiknya pendapatan bunga konsolidasi 4,27 persen secara tahunan menjadi Rp207,78 triliun dari Rp199,27 triliun.
Beban bunga naik 1,20 persen menjadi Rp57,28 triliun, sehingga pendapatan bunga bersih tumbuh 5,50 persen menjadi Rp150,49 triliun. Pendapatan jasa asuransi konsolidasi juga naik 4,30 persen menjadi Rp7,66 triliun, dengan pendapatan bersih dari pos tersebut sebesar Rp1,29 triliun.
Jika dijumlahkan, total pendapatan bersih konsolidasi mencapai Rp151,79 triliun atau meningkat 5,54 persen dibandingkan Rp143,82 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, laba operasional turun 6,33 persen menjadi senilai Rp73,27 triliun.
https://emitennews.com/news/laba-2025-bbri-drop-57-persen-rp5713t-kredit-tetap-tumbuh-2-digit
-
RMKE
RMK Energy Tbk.
-
PT. RMK Energy Tbk. (RMKE) telah mengantongi pernyataan efektif Otoritas Jasa Keuangan (OJK). So, hari ini perseroan resmi melakukan penawaran umum obligasi Rp600 miliar. Langkah strategis itu, menandai komitmen RMKE dalam memperkuat struktur permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis berkelanjutan. Surat utang itu dijajakan dalam dua seri. Seri A Rp450 miliar dengan kupon 7,75 persen per tahun bertenor 5 tahun. Seri B Rp150 miliar dengan bunga 8,25 persen per tahun berjangka 7 tahun.
Dalam aksi itu, perseroan menunjuk Sucor Sekuritas, Trimegah Sekuritas, dan BNI Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dengan kesanggupan penuh. Sementara itu, Bank KB Indonesia bertindak sebagai Wali Amanat. Dana segar hasil emisi obligasi akan digunakan secara strategis untuk memacu pertumbuhan operasional. Pendanaan itu, merupakan strategi penting RMKE untuk menunjang kegiatan operasional, terutama setelah selesainya infrastruktur jalan hauling baru.
”Dengan infrastruktur kini telah terintegrasi dengan baik, kami optimis dapat meningkatkan volume jasa logistik melalui konektivitas jalan hauling, dan memperbesar volume trading,” tutur Vincent Saputra, Direktur Utama RMK Energy.
https://emitennews.com/news/efektif-hari-ini-rmke-tawarkan-obligasi-rp600-miliar
-
TOWR
Sarana Menara Nusantara Tbk.
-
PT. Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) melaporkan transaksi afiliasi terkait komitmen fasilitas pinjaman perbankan yang melibatkan dua entitas anak Perseroan, yakni PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT. Iforte Solusi Infotek (Iforte). Corporate Secretary TOWR, Monalisa Irawan, menjelaskan bahwa Protelindo telah menandatangani Perjanjian Fasilitas dengan Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta pada 25 Februari 2026.
Dalam perjanjian tersebut, Protelindo bertindak sebagai peminjam, sementara Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta sebagai pemberi pinjaman. Seiring dengan itu, Iforte juga menandatangani Perjanjian Penjaminan Perusahaan dan Penggantian Kerugian pada tanggal yang sama, dengan bertindak sebagai penjamin atas fasilitas pinjaman tersebut.
https://emitennews.com/news/bank-of-china-guyur-rp14-triliun-ke-anak-usaha-towr