Daily News 06 March 2026

March 06, 2026 No. 3001

CBDK

Bangun Kosambi Sukses Tbk.

PT. Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) emiten anak naga PIK-2 (PANI) milik Sugianto 'Aguan' Kusuma itu mencatatkan lonjakan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,36 triliun hingga 31 Desember 2025. Angka tersebut melesat 47,12 persen secara year on year dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp924,75 miliar.

Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan neto yang mencapai Rp2,50 triliun atau meningkat 11,61 persen secara year on year dari Rp2,24 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Menariknya, di tengah kenaikan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan justru menyusut 12,96 persen menjadi Rp850,03 miliar dari sebelumnya Rp976,61 miliar.

Efisiensi itu berhasil mendorong laba kotor CBDK hingga melonjak 29,92 persen menjadi Rp1,65 triliun dibandingkan Rp1,27 triliun pada tahun sebelumnya.

https://emitennews.com/news/sudahi-2025-emiten-aguan-cbdk-surplus-laba-47-persen-rp136-triliun

ELSA

Elnusa Tbk

Kenaikan harga minyak dunia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah membuka peluang baru bagi industri jasa minyak dan gas (migas) di Indonesia. PT. Elnusa Tbk. (ELSA) melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk memperluas aktivitas di sektor hulu, khususnya pada pengembangan lapangan minyak marginal yang sebelumnya kurang ekonomis untuk diproduksikan.

Direktur Keuangan Nelwin Aldriansyah mengatakan lonjakan harga minyak global yang dipicu konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel berpotensi mengubah peta keekonomian sejumlah lapangan minyak, termasuk di Indonesia. Menurutnya, sejumlah proyek eksplorasi yang sebelumnya tidak layak secara ekonomi kini mulai kembali menarik untuk dikembangkan.

https://emitennews.com/news/harga-minyak-dunia-naik-elnusa-bidik-peluang-ekspansi-di-hulu-migas

MDKA

Merdeka Copper Gold Tbk.

Grup PT. Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) melalui anak usahanya PT. Bumi Suksesindo, bersama PT. Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) melalui PT. Puncak Emas Tani Sejahtera, menandatangani perjanjian penjualan emas (Gold Sales & Purchase Agreement/GSPA) dengan PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM). Perjanjian tersebut mencakup pasokan emas sebesar 3 metrik ton atau hampir 100.000 ounce per tahun selama dua tahun.

Dalam skema kerja sama tersebut, Bumi Suksesindo dan Puncak Emas Tani Sejahtera bertindak sebagai penjual emas granula hasil pemurnian domestik, sementara Antam menjadi pembeli. Perjanjian juga memuat opsi penambahan volume hingga 3 metrik ton per tahun di luar volume dasar yang telah disepakati.

Presiden Direktur Merdeka Copper Gold, Albert Saputro, dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (5/3/2026) menyatakan kerja sama ini menjadi fondasi penyerapan produksi emas Grup Merdeka di dalam negeri. 

https://emitennews.com/news/mdka-deal-pasok-3-metrik-ton-emas-ke-antam-antm-per-tahun

PANI

Pantai Indah Kapuk Dua Tbk.

Emiten raksasa properti milik konglomerasi Aguan, PT. Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) sepanjang 2025 lalu telah menapaki profit laba bersih perseroan sebesar Rp1,147 triliun hingga periode 31 Desember 2025. Angkanya melonjak 83,84 persen secara year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp623,91 miliar.

Pertumbuhan laba itu berjalan beriringan lonjakan pendapatan neto yang mencapai Rp4,31 triliun atau meningkat 52,30 persen secara yoy dari Rp2,83 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Berikut juga sisi lain, beban pokok pendapatan emiten properti ini tercatat naik setinggi 38,71 persen menjadi Rp1,72 triliun dari sebelumnya Rp1,24 triliun.

Kendati demikian, laba bruto justru melesat 63,92 persen menjadi Rp2,59 triliun dibandingkan Rp1,58 triliun pada tahun sebelumnya.

https://emitennews.com/news/laba-pik-2-pani-melejit-8384-persen-jadi-rp114-triliun-pada-2025