Daily News 30 March 2026

March 30, 2026 No. 3012

AMRT

Sumber Alfaria Trijaya Tbk

PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) emiten ritel milik Djoko Susanto meraup pendapatan neto sebesar Rp126,73 triliun hingga 31 Desember 2025, bertambah 7,2 persen year on year (yoy) dari Rp118,22 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Seiring naiknya revenue atau pendapatan, beban pokok pendapatan ikut bergerak naik menjadi Rp98,98 triliun, atau bertambah 6,59 persen yoy dari Rp92,86 triliun. Laba bruto tercatat Rp27,75 triliun, meningkat 9,43 persen yoy dari Rp25,36 triliun.

Pada level operasional, laba usaha mencapai Rp4,56 triliun, menguat 12,04 persen yoy dibandingkan Rp4,07 triliun. Laba sebelum pajak (EBITDA) juga tertakar di posisi Rp4,38 triliun, atau naik 9,23 persen yoy dari Rp4,01 triliun.

https://emitennews.com/news/laba-naik-alfamart-amrt-kantongi-revenue-rp12673-triliun-di-2025

ARCI

Archi Indonesia Tbk.

PT. Archi Indonesia Tbk. (ARCI) per 31 Desember 2025 mengemas laba bersih USD101,82 juta. Melangit 874,35 persen dari episode tahun sebelumnya USD10,45 juta. Dengan hasil itu, laba per saham dasar melejit menjadi USD0,0041 dari sebelumnya USD0,0004. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan USD496,23 juta, melesat 72,53 persen dari posisi sama akhir tahun sebelumnya USD287,62 juta. Beban pokok penjualan USD286,18 juta, bertambah dari akhir 2024 senilai USD227,09 juta.

Laba kotor USD210,04 juta, melesat dari USD60,52 juta. Beban penjualan USD476,63 ribu, susut dari USD597,3 ribu. Beban umum dan administrasi USD11,82 juta, bengkak dari USD9,05 juta. Pendapatan operasi lain USD8,08 juta, berkurang dari USD10,61 juta. Beban operasi lain USD1,88 juta, susut dari USD4,89 juta. Laba usaha USD203,95 juta, meroket dari USD56,59 juta. 

https://emitennews.com/news/meroket-874-persen-arci-koleksi-laba-usd10182-juta

HRTA

Hartadinata Abadi Tbk.

Dalam setahun, PT. Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA), emiten yang memproduksi perhiasan emas ini bermandi capaian kinerja positif yakni, penjualan emasnya melesat dan laba juga ikut terangkat tinggi. Sepanjang 2025, penjualan neto HRTA menembus Rp44,54 triliun, melonjak 144,47 persen year on year (yoy) dari Rp18,22 triliun.  

Dampaknya langsung terasa di laba. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp978,49 miliar, melesat setinggi 121,29 persen yoy dari Rp442,18 miliar tahun sebelumnya.

https://emitennews.com/news/dari-rp18t-ke-rp44t-pendapatan-hingga-laba-hrta-kian-berkilau-di-2025

WTON

Wijaya Karya Beton Tbk.

PT. Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) emiten beton precast pelat merah RI ini menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang kembali mencetak laba di tengah fase penyesuaian industri konstruksi nasional. Perseroan membukukan laba sebesar Rp40,02 miliar dengan pendapatan usaha Rp3,59 triliun, menandai langkah konsolidasi setelah periode tekanan margin dan pengetatan proyek infrastruktur.

Porsi swasta yang dominan mengindikasikan daya saing komersial dan kemampuan WIKA Beton menangkap permintaan di luar ekosistem BUMN, di tengah ketatnya seleksi proyek dan pelemahan daya beli beberapa segmen konstruksi.

https://emitennews.com/news/wika-beton-wton-raup-laba-rp40-miliar-siap-hadapi-pemulihan-siklus