Daily News 10 April 2026

April 10, 2026 No. 3020

ANTM

Aneka Tambang Tbk.

PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) meraih penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) atas pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Penghargaan ini diraih lima unit operasi ANTAM, meliputi unit bisnis pertambangan (UBP) emas, UBP Bauksit Kalimantan Barat, unit bisnis pengolahan dan pemurnian logam mulia, UBP Nikel Kolaka, serta entitas anak PT. Indonesia Chemical Alumina (ICA).

Pencapaian PROPER Hijau tersebut merupakan bentuk pengakuan atas upaya ANTAM dalam melaksanakan pengelolaan lingkungan dan sosial yang lebih dari sekadar kepatuhan (beyond compliance), serta konsistensi dalam penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh lini operasional Perusahaan.

Direktur Operasi dan Produksi ANTAM, Hartono, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi Per usahaan untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan dan sosial secara berkelanjutan.

https://emitennews.com/news/pt-antam-raih-prestasi-dari-klh-ri-saham-terus-menguat

CUAN

Petrindo Jaya Kreasi Tbk.

Prajogo Pangestu kembali bermanuver. Kali ini, orang nomor wahid Grup Barito itu, melego 625.624.200 helai alias 625,62 juta saham PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Transaksi pengurangan saham tersebut telah ditahbiskan pada 09 April 2026. Transaksi penjualan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp1.177 per lembar. Menyusul skema harga tersebut, Prajogo mengemas dana taktis senilai Rp736,36 miliar. Dengan penuntasan transaksi untuk menambah free float itu, koleksi saham Prajogo menyusut.

Tepatnya, menjadi 93,15 miliar eksemplar alias setara dengan porsi kepemilikan 82,8617 persen. Mengalami dilusi kepemilikan sekitar 0,5565 persen dari periode sebelum transaksi dengan donasi 93,77 miliar saham atau 83,4182 persen. 

https://emitennews.com/news/prajogo-pangestu-kembali-lego-saham-cuan-rp73636-miliar

INTP

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) menuntaskan program pembelian kembali saham (buyback), namun realisasinya tertakar masih jauh dari anggaran yang sebelumnya disiapkan. Corporate Secretary INTP, Dani Handajani dikutip Kamis (09/04/2026) menyampaikan perseroan hanya menyerap dana sebesar Rp437,88 miliar dari total alokasi Rp2,25 triliun. Artinya, realisasi buyback tersebut baru sekitar 19,5 persen dari dana yang tersedia.

Dalam periode 22 Mei 2025 hingga 06 April 2026, perseroan membeli kembali 66.249.700 lembar saham atau setara 1,88 persen dari total saham tercatat di Bursa Efek Indonesia, dengan harga rata-rata Rp6.610 per saham.

https://emitennews.com/news/akhiri-buyback-intp-cuma-serap-195-persen-anggaran-rp225-triliun

MEDC

Medco Energi Internasional Tbk.

PT. Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) kembali masuk pasar global dengan menerbitkan surat utang senior senilai USD200 juta dengan kupon 8,625% dan harga penerbitan 103,072%. Instrumen ini akan jatuh tempo pada 2030. Penerbitan dilakukan melalui anak usaha tidak langsung, Medco Cypress Tree Pte. Ltd., dan merupakan bagian dari penambahan atas surat utang senior 2030 senilai USD400 juta yang sebelumnya telah diterbitkan pada Mei 2025.

Dalam keterbukaan informasi, Kamis (09/04/2026), Corporate Secretary MEDC, Siendy K. Wisandana menjelaskan, surat utang baru ini akan diperlakukan sebagai tambahan dari instrumen yang sudah ada, dengan struktur dan tingkat bunga yang sama.

https://emitennews.com/news/perkuat-struktur-keuangan-medc-terbitkan-global-bond-usd200-juta