Daily News 04 June 2026
-
AMRT
Sumber Alfaria Trijaya Tbk
-
Morgan Stanley And Co. International Plc, lembaga investasi asal Amerika menambah porsi kepemilikan saham PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) bertepatan dengan momentum jelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dijadwalkan Kamis, 04 Juni 2026. Transaksi dilakukan pada 29 Mei 2026 dengan aksi beli dan jual saham di harga berbeda.
Catatan Transaksi AMRT pada Selasa (03/06) menyampaikan bahwa Morgan Stanley telah merogoh pembelian saham AMRT sebanyak 179.137.756 lembar setara 0,44% saham di kocek harga Rp1.151 per saham. Nilai transaksi investasi itu mencapai Rp206,18 miliar.
Selanjutnya pada tanggal yang sama, Morgan Stanley juga menjual sebanyak 1.293.000 lembar saham AMRT di harga Rp1.346 per saham. Nilai transaksi jual tercatat Rp1,74 miliar. Secara net, Morgan Stanley memborong Rp204,44 miliar saham AMRT.
https://emitennews.com/news/jelang-rupst-morgan-stanley-borong-saham-amrt-rp20618-miliar
-
HRTA
Hartadinata Abadi Tbk.
-
PT. Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp40 per lembar saham yang berasal dari tahun buku 2025, dengan dividend yield sekitar 1,8% dari harga 2.300 per lembar saham. Adapun, rasio dividend payout mencapai 18,83%. Keputusan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025, Rabu (03/06/2026).
Secara kuartal, pendapatan Perseroan di kuartal I-2026 tercatat di Rp20,16 triliun atau tumbuh 196,96% dibandingkan Rp6,78 triliun pada kuartal-I 2025. Laba bersih Perseroan turut meningkat signifikan sebesar 189,48% menjadi Rp433,49 miliar pada kuartal-I 2026, dari Rp149,75 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
https://emitennews.com/news/cetak-kinerja-positif-hartadinata-hrta-tebar-dividen-rp40-per-saham
-
INCO
Vale Indonesia Tbk.
-
PT. Vale Indonesia Tbk. (INCO) memutuskan pembagian dividen tunai USD45,64 juta setara Rp818,56 miliar dengan asumsi kurs Rp17.936 per dolar Amerika Serikat (USD). Alokasi dividen itu, diambil sekitar 60 persen dari tabulasi laba bersih tahun buku 2025 senilai USD76,06 juta. Selanjutnya, sisa 40 persen dari laba bersih sekitar USD30,42 juta dictait sebagai laba ditahan untuk mendukung perkembangan perseroan.
Kebijakan pembagian dividen itu, telah dipatenkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan tahun buku 2025 pada 02 Juni 2026. Dengan demikian, jadwal dividen tunai INCO menjadi sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 10 Juni 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 11 Juni 2026. Cum dividen pasar tunai pada 12 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 15 Juni 2026.
https://emitennews.com/news/inco-bagi-dividen-60-persen-laba-cair-26-juni-2026
-
SGER
Sumber Global Energy Tbk.
-
PT. Sumber Global Energy Tbk. (SGER) menargetkan pendapatan Rp10 triliun pada tahun 2026. Angka itu menjadi target agresif SGER untuk memperbaiki kinerja yang dinilai menghadapi tekanan pada tahun 2025. Emiten tambang dan energi itu membidik pendapatan sebesar Rp10 triliun dengan laba bersih mencapai Rp500 miliar pada tahun 2026.
"Perseroan optimis dapat meningkatkan penjualan pada tahun 2026 yang didukung oleh kontrak kerja sama dengan Vietnam dan Bangladesh”, tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (03/06/2026).
https://emitennews.com/news/sger-bidik-pendapatan-rp10-triliun-kebut-diversifikasi-lini-usaha