Daily News 05 June 2026

June 05, 2026 No. 3054

EMAS

Merdeka Gold Resources Tbk.

PT. Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) mengumumkan bahwa realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Langkah ini sejalan dengan komitmen Perseroan untuk mempercepat pengembangan Tambang Emas Pani di Gorontalo yang kini telah memasuki fase produksi awal dan ramp-up operasional.

Manajemen EMAS menilai penggunaan dana IPO secara disiplin dan tepat sasaran ini kian memperkuat kesiapan Tambang Emas Pani dalam menggenjot skala produksi pada semester II tahun 2026. Presiden Direktur EMAS, Boyke P. Abidin, menyampaikan bahwa realisasi dana IPO ini merupakan bagian dari agenda utama Perseroan dalam mempercepat kesiapan operasional aset utamanya tersebut.

https://emitennews.com/news/emas-klaim-realisasikan-penggunaan-dana-ipo-sesuai-rencana

INCO

Vale Indonesia Tbk.

PT. Vale Indonesia Tbk. (INCO) mencetak sejarah. Emiten pertambangan itu, mengantongi pinjaman berbasis keberlanjutan atau Sustainability Linked Loan (SLL) senilai USD750 juta setara Rp13,53 triliun (kurs Rp18.042). Ini sejarah baru proyek pertambangan pertama di Asia Tenggara (ASEAN) yang berhasil meraih skema pembiayaan ramah lingkungan.

"PT. Vale baru saja menandatangani pinjaman terkait keberlanjutan sebesar USD750 juta beberapa bulan lalu. Mungkin ini yang pertama bagi proyek pertambangan di Asia Tenggara, jadi kami sangat bangga akan hal itu", jelas Direktur Utama PT. Vale Indonesia Bernardus Irmanto dalam acara Indonesia Critical Minerals Conference & Expo 2026, Jakarta, dikutip Kamis (04/06/2026).

Pinjaman tersebut menjadi bukti kepercayaan sektor perbankan terhadap kredibilitas tata kelola perusahaan di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG). Perusahaan terus berkomitmen dalam menjalankan operasional tambang yang bertanggung jawab melalui target ESG.

https://emitennews.com/news/raih-pinjaman-hijau-rp1353-triliun-vale-inco-cetak-sejarah-tambang

TLKM

Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) bakal menggelar buyback Rp4 triliun. Aksi pembelian kembali saham tersebut akan dilakukan dalam tempo 12 bulan. Itu setelah rencana tersebut mendapat restu investor dala rapat umum pemegang saham pada 08 Juni 2026. Kalau tindakan korporasi itu, mendapat lampu hijau dari para pemodal, periode pembelian kembali saham akan mulai dilakukan sejak 09 Juni 2026 hingga 08 Juni 2027.

Berdasar regulasi, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan. Pelaksanaan buyback saham juga akan memperhatikan kondisi likuiditas, permodalan, dan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku.

Telkom tidak akan melakukan buyback kalau mengakibatkan berkurangnya jumlah saham pada suatu tingkat tertentu yang dapat mengurangi secara signifikan likuiditas saham di Bursa Efek Indonesia.

https://emitennews.com/news/izin-investor-tlkm-eksekusi-buyback-rp4-triliun

UNVR

Unilever Indonesia Tbk

PT. Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) akan membagikan dividen final sebesar Rp114,00 per saham yang terakumulasi dari ganungan laba bersih 2025 dan laba ditahan (retained earnings) tahun-tahun sebelumnya. Direktur UNVR, Hendri Widiarta, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Kamis, 04 Juni 2026, menyampaikan bahwa Direksi Perseroan mengusulkan dividen final tersebut kepada pemegang saham. Nilai dividen final mencapai Rp4.339.860.596.200.

Dengan tambahan dividen interim yang telah dibagikan sebelumnya, total dividen UNVR untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 menjadi Rp201,00 per saham. Secara keseluruhan, total dividen yang dibagikan mencapai Rp7.634.227.893.300.

https://emitennews.com/news/unvr-ketok-dividen-final-rp114saham-yield-capai-71-persen