Daily News 06 August 2026

August 06, 2026 No. 3097

BBNI

Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mengemas laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp10,75 triliun pada semester I-2026. Angka tersebut naik 6,56% dibanding periode sama tahun lalu Rp10,09 triliun. Berdasarkan Laporan Keuangan Interim (unaudited) yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Rabu (05/08/2026), pendapatan bunga BNI naik 14,92% yoy menjadi Rp38,63 triliun dari Rp33,61 triliun.

Namun, beban bunga juga tertekan naik dobel digit hingga 15,94% yoy menjadi Rp16,34 triliun dari Rp14,09 triliun. Akibatnya pendapatan bunga bersih tertahan tumbuh 13,95% menjadi Rp22,29 triliun. Melihat sisi beban, BNI mencatatkan beban operasional lainnya Rp15,27 triliun, tertekan naik 14,57% yoy.

Beban pencadangan kredit macet atau CKPN juga melonjak 42,10% menjadi Rp5,38 triliun dari Rp3,79 triliun. Beban asuransi tercatat Rp1,03 triliun.

https://emitennews.com/news/beban-bengkak-bni-bbni-masih-untung-656-persen-di-semester-i-2026

BUVA

Bukit Uluwatu Villa Tbk.

PT. Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) melaporkan aksi pelepasan sebagian kepemilikan alias divestasi oleh salah satu pemegang saham di atas 1%, yaitu PT. Tirta Orisa Yasa yang dimiliki pengusaha Hapsoro. Transaksi dilalukan pada 30 Juli 2026. Dalam keterbukaan informasi, Rabu (05/08/2026) manajemen BUVA menjelaskan, Tirta Orisa Yasa melepas sebanyak 250 juta saham pada harga Rp1.000 per saham. Dari situ, dana yang berhasil diraup mencapai Rp250 miliar.

Sebelum transaksi, Tirta Orisa masih mengempit 709,82 juta saham yang setara 2,88% kepemilikan. Setelah divestasi, porsinya susut menjadi 459,82 juta saham atau sekitar 1,87% dari total saham beredar.

https://emitennews.com/news/jelang-right-issue-buva-tirta-orisa-milik-hapsoro-jual-250-juta-saham

FORE

Fore Kopi Indonesia Tbk.

PT. Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) akan melakukan ekspansi lebih dari 400 gerai hingga akhir 2026. Saat ini, FORE telah memiliki 380 gerai yang tersebar lebih dari 60 kota dan kabupaten di Indonesia. Di saat yang sama, FORE juga tengah membangun pabrik baru di Taman Tekno BSD sebagai motor lini usaha baru di sektor makanan, yakni Fore Donuts. Rencananya, FORE menargetkan bulan Agustus atau September untuk pabrik baru resmi beroperasi.

Direktur Strategi FORE, M Fachmi mengatakan, pabrik tersebut dibangun untuk mengakselerasi produksi donut dengan mengubah proses dari manual menjadi frozen dough agar siap diekspansi secara masif ke luar Jabodetabek atau ke luar Jawa.

https://emitennews.com/news/fore-ungkap-bangun-pabrik-baru-beber-alasan-belum-bagi-dividen

INDY

Indika Energy Tbk

PT. Indika Energy Tbk. (INDY) mengemas laba bersih 354,91% USD10,19 juta di semester I 2026, melonjak dari periode sama tahun sebelumnya sebesar USD2,24 juta. Hal ini ditopang pendapatan yang meningkat 19,15% menjadi USD1,14 miliar dibandingkan periode lalu USD956,8 juta. Bersamaan dengan tumbuhnya laba dan pendapy, INDY juga membukukan beban pokok kontrak dan penjualan naik. Dari USD824,0 juta membengkak 17,20% jadi USD965,7 juta.

Meski begitu, INDY masih membukukan laba kotor sebesar USD181,1 juta, naik dari USD132,7 juta. Laba sebelum pajak tercatat sebesat USD53,8 juta naik dibandingkan tahun lalu sebesar USD31,0 juta.

https://emitennews.com/news/laba-indika-energy-indy-semester-i-melonjak-saham-ditutup-menguat