Daily News 07 August 2026
-
BBCA
Bank Central Asia Tbk
-
PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) resmi membawa angin baru dalam kendali penuh perusahaannya di tangan Robert Budi Hartono usai sepeninggalnya sang Kakak. Pengumuman ini mengiringi rebound saham BBCA 31,9% dari titik terendah 10 tahunan, sekaligus rilis kinerja Q2 2026 yang mencatat pertumbuhan laba hingga nyaris Rp15 triliun.
Rudy Budiardjo, Corporate Secretary BCA melaporkan Informasi Material BCA ke OJK dan Bursa Efek Indonesia tertanggal 30 Juli 2026, perubahan pengendali terjadi menyusul wafatnya sang Kakak Robert Budi Hartono yakni, Alm. Michael Bambang Hartono.
https://emitennews.com/news/daya-magis-baru-bank-bca-saham-bangkit-30-dari-atl-hingga-laba-rp15t
-
CBRE
Cakra Buana Resources Energi Tbk.
-
PT. Cakra Buana Resources Energi Tbk. (CBRE) mengungkapkan rencana rights issue masih dalam tahapn evaluasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Manajemen CBRE mengklaim proses rights issue atau penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) itu masih berlangsung sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Saat ini perseroan masih berada pada tahap pemenuhan atas beberapa hal yang menjadi perhatian dan permintaan klarifikasi dari OJK sebagai bagian dari proses penelaahan dokumen”, tulisa manajemen dalam keterangan tertulis, Kamis (06/08). Sebelumnya diberitakan, bahwa CBRE berencana menerbitkan maksimal 12,76 miliar saham baru dengan kisaran harga pelaksanaan Rp100-150 per helai.
Menyusul skema harga itu, CBRE berpotensi meraup dana segar sekitar Rp1,91 triliun. Setiap pemegang 90 saham lama akan memperoleh 253 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
https://emitennews.com/news/cbre-ungkap-rencana-pmhmetd-masih-berlanjut-semester-i-kemas-rugi
-
JPFA
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
-
PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menjadi salah satu emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan paruh pertama 2026. Bahkan, di antara emiten perunggasan (poeltry), JPFA masih belum mengunggah laporan tersebut. Corporate Secretary JPFA, Maya Pradjono mengungkapkan, bahwa penyampaian Laporan Keuangan Tengah Tahunan Konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026 akan diserahkan selambat-lambatnya pada 31 Agustus 2026.
Penyampaian tersebut merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
https://emitennews.com/news/belum-rilis-lapkeu-semester-i-2026-japfa-jpfa-kasih-alasan-begini
-
TPIA
Chandra Asri Pacific Tbk.
-
PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) memacu transformasi bisnis melalui pengembangan berbagai proyek strategis bernilai miliaran dolar AS guna memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Salah satu fokus utama Perseroan adalah pembangunan fasilitas Chlor-Alkali & Ethylene Dichloride (CA-EDC) senilai USD800 juta.
Direktur Utama TPIA, Andre Khor, mengatakan transformasi yang dijalankan Perseroan tidak hanya mengejar pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih kuat melalui penguatan aset inti, ekspansi regional, integrasi hasil akuisisi, serta pengembangan model bisnis baru.
"Transformasi yang kami jalankan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan", ujar Andre dalam paparan kinerja Semester I-2026, Selasa (04/08/2026).
https://emitennews.com/news/perkuat-aset-inti-dan-akuisisi-tpia-gelontorkan-investasi-jumbo