Daily News 12 August 2026
-
ASII
Astra International Tbk
-
PT. Astra International Tbk. (ASII) mencatatkan kinerja penjualan otomotif yang solid sepanjang Januari hingga Juli 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Motor Indonesia (Gaikindo), akumulasi penjualan mobil grup Astra periode Januari-Juli 2026 mencapai 261.440 unit, tumbuh 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 233.687 unit.
Merk Toyota, Lexus, dan Daihatsu menjadi pendorong tumbuhnya capaian tersebut. Sepanjang Januari-Juli 2026, merek Toyota dan Lexus membukukan penjualan kumulatif sebanyak 156.336 unit, naik 8,4% dibanding periode Januari-Juli 2025 yang tercatat 144.210 unit.
https://emitennews.com/news/astra-asii-kuasai-50-pasar-mobil-nasional-toyota-lexus-dominan
-
CUAN
Petrindo Jaya Kreasi Tbk.
-
Prajogo Pangestu menambah timbunan saham PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Itu dilakukan dengan menjala 51.700.000 helai alias 51,7 juta lembar. Transaksi akumulasi sebanyak 13 kali tersebut serentak ditahbbiskan pada 11 Agustus 2026. Aksi pembelian konglomerat kakap tersebut terjadi dengan kisaran harga Rp680-740 per lembar, Rp35,15-38.26 miliar.
Sebagai konsekuensi dari aksi tersebut, tabungan saham CUAN dalam pangkuan Prajogo makin tebal. Menyusul penuntasan transaksi itu, kini Prajogo mengemas 90,4 miliar lembar setara dengan 80,1478 persen. Bertambah sekitar 0,046 persen dari periode sebbelum transaksi dengan donasi 90,35 miliar eksemplar alias 80,3718 persen.
https://emitennews.com/news/jelang-review-msci-prajogo-borong-puluhan-juta-saham-cuan
-
MYOR
Mayora Indah Tbk
-
Emiten snack makanan minuman, PT. Mayora Indah Tbk. (MYOR) mengantongi laba bersih sebesar Rp1,70 triliun, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,66 triliun. Pertumbuhan itu ditopang oleh meningkatnya penjualan bersih sebesar Rp17,92 triliun dari Rp17,79 triliun. Sejalan dengan itu, MYOR juga mencatat efisiensi beban pokok penjualan dari Rp14,01 triliun menjadi Rp13,30 triliun.
Hal itu berdampak terhadap perolehan laba kotor yang naik dari Rp3,77 triliun menjadi Rp4,61 triliun. Dan menilik laporan cashflow, MYOR membukukan penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp19,78 triliun, tumbuh 5,3% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode H1-2025 sebesar Rp18,79 triliun.
https://emitennews.com/news/laba-myor-naik-tipis-arus-kas-operasi-melejit-3158-persen
-
TINS
TIMAH (Persero) Tbk.
-
Penertiban tambang ilegal dan penutupan jalur penyelundupan timah di Bangka Belitung mulai memberikan dampak positif terhadap kinerja PT. Timah (Persero) Tbk. (TINS). Pada Semester I-2026, TINS membukukan laba bersih diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp2,71 triliun. Angka tersebut melonjak lebih dari 9x lipat tepatnya 805 persen dibanding edisi sama tahun lalu sejumlah Rp300,07 miliar.
Pendapatan tumbuh 146,9 persen menjadi Rp10,42 triliun, dan laba usaha meningkat menjadi Rp3,46 triliun dari Rp380,20 miliar. Margin laba usaha juga melebar dari 9,01 persen menjadi 33,24 persen. Kinerja itu, ditopang kenaikan produksi bijih timah 75 persen menjadi 12.232 ton Sn. Produksi logam timah tumbuh 58 persen menjadi 10.865 metrik ton, dan volume penjualan melonjak 85 persen menjadi 10.984 metrik ton.
Selain kenaikan harga jual rata-rata timah 52 persen menjadi USD49.794 per metrik ton, perbaikan operasional TINS turut didukung penguatan pengawasan, pengamanan wilayah izin usaha pertambangan, dukungan satuan tugas Pemerintah Pusat. Itu dampak positif komitmen pemerintah melalui instruksi pPesiden untuk mengamankan cadangan strategis nasional sehingga mampu mendukung kedaulatan ekonomi Nasional.
https://emitennews.com/news/penutupan-tambang-ilegal-kerek-produksi-laba-tins-melangit-805-persen