Daily News 14 August 2026
-
CPIN
Charoen Pokphand Indonesia Tbk
-
Penyedia indeks global, MSCI Inc resmi mengeluarkan emiten unggas terbesar Bursa Efek Indonesia (BEI) dari Global Standard Index, Kamis (13/08). Emiten itu adalah PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN). Meski dikeluarkan dari indeks tersebut, MSCI masih memberikan kesempatan bagi CPIN menjadi penghuni Global Small Cap Index.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta menilai situasi CPIN cenderung lebih konstruktif dibandingkan emiten lain yang juga didepak dari MSCI Global Standard Index.
https://emitennews.com/news/nasib-charoen-pokphand-cpin-usai-ditendang-msci-analis-ungkap-ini
-
ELSA
Elnusa Tbk
-
PT. Elnusa Tbk. (ELSA) terus memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS). Emiten jasa energi terintegrasi bagian dari Subholding Upstream Pertamina itu, mendukung kebutuhan eksplorasi dan industri energi melalui teknologi, inovasi, serta pengalaman operasional yang terintegrasi.
Dalam keterangannya Kamis (13/08/2026), Corporate Secretary ELSA, Rustam Aji mengungkapkan, melalui GRS, Elnusa mengintegrasikan kapabilitas akuisisi, pengolahan, dan pemodelan data untuk menghasilkan high-resolution subsurface insights sebagai dasar dalam memahami kondisi bawah permukaan dan mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan eksplorasi maupun engineering.
Pemanfaatan teknologi wireless dan nodal juga memberikan pilihan metode akuisisi yang lebih fleksibel, khususnya untuk wilayah remote dan kondisi lapangan dengan tantangan akses.
https://emitennews.com/news/dukung-kebutuhan-eksplorasi-elnusa-elsa-perkuat-kapabilitas-grs
-
EXCL
XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.
-
PT. XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) mencatatkan perbaikan kinerja di semester I 2026 pascamerger. Perseroan mengklaim berhasil membukukan sinergi kotor USD153 juta dan memangkas rugi bersih, meski secara pembukuan masih merugi. Berdasarkan laporan keuangan dan earnings call Rabu 12/08/2026, pendapatan EXCL tumbuh 26% YoY menjadi Rp24,03 triliun. Normalized EBITDA naik 19% YoY ke Rp11,05 triliun dengan margin 46%.
Normalized PAT (laba ternormalisasi) juga melonjak 294% YoY menjadi Rp2,73 triliun. Namun, jika mengacu pada laba rugi konsolidasian, EXCL masih membukukan rugi bersih Rp994 miliar di 1H 2026. Meski lebih baik dari rugi Rp1,2 triliun pada 1H 2025, perseroan belum sepenuhnya lepas dari beban pascamerger seperti biaya integrasi, percepatan depresiasi, dan impairment aset.
https://emitennews.com/news/sinergi-merger-usd153-juta-excl-pangkas-rugi-ekspansi-5g-di-1h2026
-
GOTO
GoTo Gojek Tokopedia Tbk.
-
Usai terdepak dari MSCI Global Standard Indexes, PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) buka suara atas hasil tinjauan tersebut. Head of Corporate Affairs GOTO, Audrey Petriny mengakui bahwa keputusan MSCI mengeluarkan GOTO dari indeks saham menjadi kabar kurang menyenangkan bagi pemegang saham.
Audrey menegaskan, bahwa penyebab keputusan tersebut murni bersifat teknis, menyusul harga saham GOTO yang berada di level terendah Rp50, disertai dengan volume perdagangan yang rendah.
https://emitennews.com/news/respons-goto-usai-ditendang-dari-msci-global-standard-index