Daily News 22 September 2026
-
AMMN
Amman Mineral Internasional Tbk.
-
PT. Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) mengumumkan hasil kinerja keuangan audit dan operasional untuk paruh pertama tahun 2026 (H1 2026). Perseroan sukses membalikkan posisi rugi menjadi laba signifikan di sepanjang semester I 2026. Lesatan kinerja perseroan terutama dipicu melesatnya produksi dan penjualan emas dan tembaga.
Di sepanjang paruh pertama 2026, penjualan bersih AMMN tercatat terbang 1.024% menjadi USD2,05 miliar dibanding perode sama tahun lalu yang hanya mencapai USD183 juta. Dalam laporan keuangan audit periode 30 Juni 2026, Amman diketahui mulai mencatatkan penjualan domestik pada semester I 2026, totalnya USD741,77 juta dibanding nol pada periode yang sama tahun sebelumnnya.
https://emitennews.com/news/ammn-karungkan-laba-usd504-juta-h1-2026-utang-bersih-drop-13-persen
-
BYAN
Bayan Resources Tbk
-
Rencananya masuknya pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ke PT. Bayan Resources Tbk. (BYAN) belum mengantongi izin. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan pengesahan aksi akuisisi 30 persen saham PT. Bayan Resources Tbk. (BYAN) milik Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low oleh PT. Jhonlin Baratama (JARR) itu, harus melalui persetujuan ESDM.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno, mengemukakan hal itu kepada pers, di sela kegiatan donor darah rangkaian Hari Jadi Pertambangan dan Energi di Jakarta, Senin (21/09/2026). Intinya, perubahan peta kepemilikan saham pada perusahaan pemegang izin usaha pertambangan secara hukum baru dinyatakan sah setelah memperoleh keputusan persetujuan resmi dari Menteri ESDM.
https://emitennews.com/news/akuisisi-saham-bayan-byan-oleh-emiten-haji-isam-belum-kantongi-izin
-
CPIN
Charoen Pokphand Indonesia Tbk
-
UBS AG LDN BRANCH A/C CLIENT, selaku pemegang saham PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada 16 September 2026. Dalam keterangan tertulisnya Senin (21/09/2026) manajemen perseroan menyampaikan bahwa UBS telah membeli sebanyak 3.206.900 lembar saham emiten agribisnis dan perunggasan (poultry) itu pada harga Rp3.138 per helai.
Tujuan pembelian saham itu, untuk melakukan lindung nilai atas aktivitas perdagangan derivatif klien.
https://emitennews.com/news/tambah-saham-charoen-pokphand-indonesia-cpin-lagi-ubs-ag-sasar-ini
-
KETR
Ketrosden Triasmitra Tbk.
-
Direktur PT. Ketrosden Triasmitra Tbk. (KETR) Dani Samsul Efendi menampung saham divestasi milik pemegang saham pengendali, PT. Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara (FSMN). Dalam keterbukaan informasi Senin (21/09), catatan transaksi KETR menyebut transaksi dilakukan pada 17 September 2026. Dani membeli 48.301.257 lembar saham di harga Rp200 per saham senilai Rp9,66 miliar.
"Untuk tujuan investasi dengan kepemilikan langsung", tulis ringkasan transaksi saham KETR.
https://emitennews.com/news/bos-emiten-kabel-laut-ketr-tampung-saham-divestasi-pengendali-rp96m