Daily News 16 October 2026
-
AALI
Astra Agro Lestari Tbk.
-
PT. Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) mengungkapkan salah satu anak usahanya, PT. Subur Agro Makmur (SAM), terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Meski demikian, perseroan menyatakan kejadian tersebut tidak berdampak signifikan terhadap operasional, target produksi 2026, maupun kinerja keuangan secara konsolidasi.
"Selain itu, tidak terdapat unplanned shutdown pada lokasi site SAM akibat Karhutla," ujar Tingning Sukowignjo, Direktur dan Sekretaris Perusahaan AALI, dalam keterbukaan informasi, Kamis (15/10/2026). Tingning menyebut perseroan telah meminta SAM melakukan upaya penanggulangan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Hingga saat ini, menurut manajemen, tidak ada lagi titik api di lokasi operasional SAM.
https://emitennews.com/news/anak-usaha-aali-terdampak-karhutla-target-produksi-2026-diklaim-aman
-
ANTM
ANTAM (Persero) Tbk.
-
PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) mulai menuai hasil dari pengembangan hilirisasi. Perkembangan tersebut dinilai menjadi katalis baru bagi kinerja perseroan sekaligus saham ANTM. Dalam penuturannya Analis Phintraco Sekuritas Indra Setyadi menuturkan, ANTAM terus memperkuat hilirisasi pada ekosistem baterai dan aluminium.
Visi besar ANTAM, kata dia, adalah membentuk rantai nilai baterai EV yang terintegrasi dengan dukungan mitra strategis.
https://emitennews.com/news/menyala-bisnis-hilirisasi-antam-katalis-baru-penguatan-saham
-
BYAN
Bayan Resources Tbk
-
Low Tuck Kwong kembali memborong saham PT. Bayan Resources Tbk. (BYAN) sebanyak 100.001.000 lembar pada 14 Oktober 2026. Padahal, sehari sebelumnya ia diketahui membeli saham BYAN sebanyak 500 ribu lembar di harga Rp11.200.
Melalui keterbukaan informasi, Kamis (15/10/2026), perseroan menginformasikan transaksi tersebut dalam laporan perubahan kepemilikan saham BYAN.
https://emitennews.com/news/low-tuck-kwong-borong-lagi-saham-byan
-
PTRO
Petrosea Tbk
-
PT. Petrosea Tbk. (PTRO) berencana mendulang dana segar lewat skema penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Niatan emiten grup Barito itu pun disampaikan lewat keterbukaan informasi, Kamis (15/10/2026).
Dalam keterangan lebih lanjut, PTRO berencana menerbitkan maksimum 170 juta saham baru atau maksimum 1,69 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan. Nominal yang ditawarkan dalam rencana rights issue ini yakni sebesar Rp5 per saham.
https://emitennews.com/news/ptro-mau-rights-issue-170-juta-saham-bidik-restu-rupslb-november