Daily News 19 October 2026
-
BBRI
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
-
Alexander Dippo Paris Y. S. tidak menyia-nyiakan peluang. Kala pasar kalang kabut, dan investor meninggalkan arena pasar, Alexander justru merangsek. Caranya, dengan menyerok 1,1 juta saham PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Transaksi akumulasi saham BBRI itu, telah dipatenkan pada Jumat, 16 Oktober 2026. Pembelian dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp2.700 per helai.
Dengan skema harga itu, Direktur Commersial Banking BBRI tersebut cukup merogoh dana senilai Rp2,97 miliar. Menyusul penuntasan transaksi itu, timbunan saham BBRI dalam genggaman Alex makin tebal. Tepatnya, menjadi 1,91 juta saham. Bertambah dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 815 ribu eksemplar. Alex memang tidak mendapat harga saham BBRI kala auto reject bawah (ARB) di level Rp2.640.
https://emitennews.com/news/cerdik-direktur-ini-jala-jutaan-lembar-kala-bbri-arb
-
DMAS
Puradelta Lestari Tbk.
-
Pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, PT. Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) menaikkan target pra-penjualan sepanjang 2026 menjadi Rp2,95 triliun. Mengalami lompatan 42 persen dari proyeksi sejak awal tahun ini hanya Rp2,08 triliun. Langkah optimistis tersebut diambil bukan tanpa sebab.
Terutama setelah mempertimbangkan pipeline, dan mengevaluasi tren penjualan lahan industri sebagai kontributor utama, khususnya pada segmen data center hingga melewati paruh pertama tahun ini. “Kenaikan target pra-penjualan 2026 mencerminkan tingkat kepercayaan diri kami sehubungan adanya fasilitas, dan infrastruktur kelas dunia yang kami tawarkan,” tegas Tondy Suwanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS.
Dengan adanya fasilitas kaliber dunia itu, menyebabkan peningkatan permintaan lahan industri khususnya pada segmen data center. DMAS optimistis bahwa prospek penjualan sektor industri tetap kuat. “Kami yakin revisi naik pada target pra-penjualan 2026 dapat dicapai dengan baik hingga akhir tahun,” ucap Tondy Suwanto.
https://emitennews.com/news/ledakan-data-center-dmas-naikkan-target-prapenjualan-42-persen
-
ITMG
Indo Tambangraya Megah Tbk
-
PT. Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) bersama anak usahanya PT. ITM Batubara Utama (IBU) telah mendirikan perusahaan baru bernama PT. ITM Mineral Investama (IMI) pada tanggal 13 Oktober 2026.
Monika I. Krisnamurti, Corporate Secretary ITMG dalam keterangan tertulisnya dikutip Minggu (17/10/2026) menuturkan bahwa, “Pendirian sesuai Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 17 tanggal 07 Oktober 2026 yang dibuat di hadapan Chandra Lim, S.H., LL.M, Notaris di Jakarta Utara dan telah mendapatkan pengesahan dari Menkumham RI No. AHU-0082518.AH.01.01.TAHUN 2026 tanggal 13 Oktober 2026.”
Pendirian anak perusahaan ini merupakan Transaksi Afiliasi yang dilakukan dengan IBU sebagai perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki Perseroan sekurang-kurangnya 99% dari modal disetor.
https://emitennews.com/news/itmg-dirikan-cucu-usaha-baru-itm-mineral-investama-dukung-ekspansi
-
VKTR
VKTR Teknologi Mobilitas Tbk.
-
PT. VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) mendirikan entitas anak baru PT. Indo Pacific Critical Minerals (IPCM) pada 14 Oktober 2026 untuk memperkuat rantai pasok mineral kritis bahan baku baterai kendaraan listrik.
Direktur VKTR, Indah Permatasari Saugi dalam keterangannya dikutip Minggu (18/10/2026) menyampaikan pendirian IPCM telah memperoleh pengesahan berdasarkan SK Menteri Hukum RI Nomor AHU-0083184.AH.01.01.TAHUN 2026 tertanggal 15 Oktober 2026.
IPCM didirikan dengan modal dasar Rp1 miliar terbagi atas 10.000 saham nominal Rp100.000 per saham. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.500 saham senilai Rp250 juta telah ditempatkan dan disetor penuh.
https://emitennews.com/news/perkuat-rantai-pasok-baterai-ev-vktr-dirikan-anak-usaha-baru