Daily News 20 October 2026

October 20, 2026 No. 3148

BBCA

Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) akan menggelar buyback saham periode 19-21 Oktober 2026. Aksi tersebut dilakukan usai mendapat restu Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan (RUPST) tahun buku 2025 pada 12 Maret 2026.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengatakan bahwa pelaksanaan buyback merupakan sinyal optimisme perseroan di pasar modal Indonesia.

https://emitennews.com/news/bbca-lanjutkan-buyback-saham-eksekusi-periode-19-20-oktober-2026

DSSA

Dian Swastatika Sentosa Tbk

PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) akan melakukan pembelian kembali saham alias buyback Rp1 triliun. Aksi tersebut akan dilakukan dalam tempo 3 bulan. Tepatnya, sejak 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027. Emiten Grup Sinarmas itu, berkeyakinan pembelian kembali saham tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja, pendapatan, dan pembiayaan perseroan.

Pasalnya, perseroan memiliki arus kas dan modal kerja memadai untuk membiayai kegiatan usaha, belanja modal, dan buybak. Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dengan harga dianggap baik dan wajar dengan memperhatikan peraturan yang berlaku. Buyback akan dilakukan secara sekaligus atau bertahap selama periode berlangsung melalui perdagangan saham di BEI atau di luar BEI dengan harga dianggap baik, dan wajar sesuai peraturan berlaku.

https://emitennews.com/news/diskon-arb-8-persen-buyback-rp1-triliun-dssa-tetap-terpuruk

PGAS

Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) terus memperkuat implementasi dekarbonisasi. Itu sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan secara berkelanjutan. Hingga Agustus 2026, Subholding Gas berhasil merealisasikan penurunan emisi 29.574,87 ton CO ekuivalen (tCOeq), atau 35,3 persen di atas target yang ditetapkan untuk periode tersebut.

Capaian itu, menunjukkan tren positif pelaksanaan program dekarbonisasi di lingkungan Subholding Gas Group, sekaligus menjadi landasan bagi perusahaan untuk memperkuat berbagai inisiatif penurunan emisi periode 2027?2030. Dekarbonisasi telah menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan, tidak hanya dalam mendukung pengurangan emisi, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi operasional, menjaga daya saing, mengantisipasi perkembangan risiko iklim, dan regulasi.

"Capaian penurunan emisi hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa berbagai inisiatif dekarbonisasi yang dijalankan Subholding Gas memberikan hasil positif. Bagi PGN, dekarbonisasi bukan sekadar pemenuhan komitmen lingkungan, melainkan bagian dari strategi bisnis untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan,” tegas Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra.

https://emitennews.com/news/perkuat-efisiensi-pgas-implementasi-dekarbonisasi-berkelanjutan

TPIA

Chandra Asri Pacific Tbk.

Menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan, PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) berencana membeli kembali saham perseroan. Untuk buyback saham emiten Prajogo Pangestu (TPIA) itu, mengalokasikan dana maksimal Rp1 triliun.

Mengutip aksi keterbukaan informasi pada Senin (19/10/2026), aksi korporasi ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 serta Surat Edaran OJK Nomor S-112/D.04/2026 Dalam keterangannya manajemen TPIA menyatakan bahwa rencana buyback ini bertujuan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Juga memperbaiki kinerja saham agar sesuai kondisi fundamental perseroan, dan menjaga kepercayaan publik.

https://emitennews.com/news/buyback-emiten-prajogo-pangestu-tpia-ini-siapkan-rp1-triliun