Daily News 14/12
December 14, 2012 No. 405
IPO - PT Sarana Mediatama Metropolitan
PT Sarana Mediatama Metropolitan berencana melaksanakan IPO dengan target listing di BEI awal tahun 2013. Sarana Mediatama merupakan pemilik RS Omni Pulomas dan RS Omni Alam Sutera dan akan melepas 180 juta saham atau setara dengan 15.25% dari total saham pada harga IPO sekitar Rp 375 - Rp 425 per saham. Sarana Mediatama menargetkan dari aksi korporasi tersebut mendapatkan Rp 76.5 Miliar. Sekitar 50% dana hasil IPO akan digunakan untuk melunasi sebagian utang. Per Juni 2012 utang Sarana Mediatama mencapai Rp 70.6 Miliar yang jatuh tempo 31 Mei 2013. Adapun sisa dana hasil IPO akan digunakan untuk membiayai ekspansi dan modal kerja.
AALI - Statistik operasional 11M 2012
PT Astra Agro Lestari (AALI) membukukan kenaikan produksi CPO dan kernel masing-masing sebesar 15.5% dan 19.7% menjadi 1.34 juta ton dan 293,155 ton pada 11M 2012. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan produksi tandan buah segar (TBS) sebesar 14.3%Yoy menjadi 5.01 juta ton pada 11M 2012. FFB yield naik menjadi 21.3 Ton/Ha pada 11M 2012 Vs 20.1 Ton/Ha pada 11M 2011 lalu.
AKRA - Rencana emisi obligasi
PT AKR Corporindo (AKRA) telah mendapat pernyataan efektif terkait rencana emisi obligasi senilai Rp 1.5 Triliun yang akan diterbitkan dalam dua seri. Obligasi Seri A senilai Rp 623 Miliar bertenor 5 tahun membayar kupon 8.4% per tahun sedangkan obligasi Seri B senilai Rp 877 Miliar bertenor 7 tahun membayar kupon 8.75% per tahun. Pefindo memberi peringkat idAA- terhadap rencana emisi obligasi AKRA. Sekitar 45% dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk penyertaan modal anak perusahaan yang kemudian akan dialokasikan untuk membangun dan mengembangkan pelabuhan. Sisanya akan dialokasikan untuk modal kerja.
KKGI - Target kinerja 2013
PT Resource Alam Indonesia (KKGI) akan meningkatkan produksi batubara tahun depan menjadi 4.7 juta ton lebih tinggi 9% dari target produksi tahun ini sebesar 4.3 juta ton batubara. Produksi batubara mulai ditingkatkan seiring meningkatnya permintaan dari sejumlah negara pengimpor. Dari total produksi perusahaan sebanyak 79.7% diekspor ke China, 14% diekspor ke korea selatan dan 3.1 % ke India dan hanya 3.2% untuk kebutuhan domestik. Penambahan produksi KKGI akan dikontribusi dari sejumlah konsesi di Kalimantan Timur yang sudah berproduksi dan menghasilkan batubara 5,200-6,000 kcal. Sedangkan lima tambang yang baru diakuisisi belum memberikan kontribusi dan masih dalam tahap eksplorasi dan ditargetkan tambang baru mulai berproduksi tahun depan atau 2015 mendatang.
KLBF - Joint venture mendirikan laboratorium
PT Kalbe Farma (KLBF) melalui anak usahanya PT Bifarma Adiluhung mendirikan perusahaan joint venture dengan perusahaan asal Malaysia, DNA Laboratories Sdn Bhd. Manajemen KLBF mengungkapkan kesepakatan perjanjian telah dilakukan dan KLBF akan menjadi pemegang saham 60% dan sisanya 40% dikuasai oleh DNA. Perusahaan joint venture yang akan didirikan bergerak dibidang laboratorium screening dan diagnosis ibu dan anak dan KLBF akan memasarkan alat dan reagen diagnostik. Nilai investasi usaha joint venture yang bernama PT Kalgen DNA sekitar Rp 2 Miliar - Rp 3 Miliar.