Daily News 17/12
December 17, 2012 No. 406
BIPI - Divestasi dan Akuisisi
PT Benakat Petroleum Energy (BIPI) berencana mendivestasikan 99.8% saham PT Benakat Patina yang bergerak di bidang energi dan jasa pendukungnya dengan nilai divestasi US$ 105 Juta. Hasil divestasi akan digunakan untuk mengakuisisi saham PT Astrindo Mahakarya Indonesia (AMI) yang bergerak di bidang infrastruktur dan pertambangan batubara dengan nilai akuisisi US$ 600 Juta. Dalam mengakuisisi AMI, perseroan akan menggunakan kas internal dari exercise waran senilai US$ 115 Juta dan memperoleh hutang senilai US$ 380 Juta. AMI memiliki kapasitas pengelolaan produksi batubara 70-80 juta ton per tahun dengan klien terbesar KPC dan Arutmin. Dengan akuisisi AMI, pendapatan BIPI diperkirakan dapat meningkat signifikan dari US$ 40 Juta menjadi US$ 415 Juta, sedangkan laba bersih diperkirakan dapat meningkat dari US$ 3 Juta menjadi US$ 159 Juta.
CMPP - Rencana ekspansi usaha
PT Centris Multipersada Pratama (CMPP) tengah mengkaji rencana rights issue untuk mendukung rencana ekspansi usaha pada bidang usaha pertambangan. Untuk menggarap usaha perdagangan batu bara, CMPP telah membentuk PT Multi Mekar Lestari pada 3Q 2012 lalu dengan porsi kepemilikan 55%. CMPP berencana memasuki bisnis angkutan batubara dan tambang melalui penyediaan kapal tongkang dan dump truck.
KLBF - Capex 2013
PT Kalbe Farma (KLBF) menyiapkan anggaran belanja modal Rp 1 Triliun - Rp 1.4 Triliun untuk kebutuhan ekspansi di tahun depan. Belanja modal tersebut meningkat 25%-75% dari tahun ini Rp 800 Miliar. KLBF akan mendanai kebutuhan belanja modal dari kas internal. Dana tersebut akan digunakan utnuk mengembangkan empat lini bisnis, divisi distribusi dan logistik, divisi obat resep, divisi nutrisi, dan divisi produk kesehatan. Dari dana tersebut, KLBF akan menambah produksi masing-masing divisi sampai dua kali lipat dikarenakan meningkatnya permintaan obat-obatan dan produk nutrisi. KLBF juga berencana menambah 10-15 produk baru diantaranya obat bebas dan produk nutrisi.
TBIG - Dana ekspansi
PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) tengah mencari pinjaman bank senilai US$ 200-250 Juta untuk mendukung kebutuhan belanja modal 2013. Saat ini TBIG tercatat memiliki 8,171 unit menara dengan 12,953 penyewa. Belanja modal tahun depan akan dialokasikan untuk membangun menara baru atau mengakuisisi menara. Rencana tersebut akan disesuaikan dengan permintaan yang masuk.
TLKM - Alokasi belanja modal 2013
PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) akan menarik pinjaman perbankan sekitar US$ 1.2 Miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tahun depan. TLKM akan mengalokasikan belanja modal sebesar US$ 2 Miliar. Dana tersebut sebanyak 60% berasal dari eksternal sedangkan sisanya akan diambil dari kas internal. Manajemen TLKM mengungkapka sebanyak 60% dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan anak usaha, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Sisanya untuk anak usaha lain dan akuisisi data center.