Daily News 03/01

January 03, 2013 No. 415
BUMI - Kinerja 9M 2012

PT Bumi Resources (BUMI) membukukan rugi bersih US$ 632.49 Juta pada 9M 2012 Vs laba bersih US$ 175.55 Juta pada 9M 2011 lalu. Pendapatan tercatat turun 3.1%Yoy menjadi US$ 2.77 Miliar Vs US$ 2.86 Miliar pada 9M 2011. Naiknya beban pokok pendapatan serta biaya operasional mengakibatkan BUMI membukukan penurunan laba operasi sebesar 59.9%Yoy menjadi US$ 312.42 Juta. Turunnya kinerja laba bersih juga diakibatkan oleh pencatatan kerugian atas transaksi derivatif sebesar US$ 422.04 Juta pada 9M 2012 Vs laba derivatif US$ 124.98 Juta pada 9M 2011.
BRMS - Kinerja 9M 2012
PT Bumi Resources Minerals (BRMS) membukukan rugi bersih US$ 33.64 Juta pada 9M 2012 Vs laba bersih US$ 67.48 Juta pada 9M 2011 lalu. Turunnya kinerja laba bersih diakibatkan oleh oleh penurunan bagian atas laba bersih dari entitas asosiasi yang membukukan kerugian US$ 6.7 Juta Vs laba US$ 100.77 Juta pada 9M 2011 lalu.
MAIN - Produksi makanan olahan
PT Malindo Feedmill (MAIN) melalui anak usahanya, PT Malindo Food Delight akan memulai memproduksi makanan olahan seperti chicken nugget dan sosis di awal tahun ini dengan merek Sunny Gold. MAIN telah mengeluarkan investasi Rp 110 Miliar untuk pabrik makanan olahan di Cikarang, Bekasi yang dibangun pada tahun 2011 yang berkapasitas produksi hingga 9,000 ton per tahun. Manajemen MAIN mengungkapkan produk Sunny Gold akan dipasarkan pada akhir 1Q 2013 atau awal 2Q 2013 ke pasar modern maupun pasar tradisional di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan Yogyakarta. Manajemen MAIN menargetkan kontribusi lini usaha baru ini dalam lima tahun kedepan mencapai 5%-10% total pendapatan perusahaan.
PTBA - Rencana ekspansi
PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) akan menyediakan investasi lebih dari Rp 2.5 Triliun tahun ini. Kebutuhan dana tersebut akan ditutup dari kas internal. Per 30 September 2012, PTBA memiliki kas internal Rp 5.25 Triliun. Anggaran investasi akan digunakan untuk penyelesaian penambahan kapasitas pelabuhan batubara di Lampung dan Palembang. Pelabuhan di Lampung akan melayani distribusi 13 juta ton batubara per tahun dan tahun ini kapasitasnya naik menjadi 22 juta ton dan ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2014. Tahun ini, PTBA menargetkan volume penjualan batubara naik 25% menjadi 20.35 juta ton dari tahun 2012 yang diperkirakan 16.28 juta ton.