Daily News 08/01
January 08, 2013 No. 418
Bakrie Group - Rothschild ingin rombak dewan direksi
Pendiri dan pemegang saham Bumi Plc, Nathaniel Rothschild, mengusulkan diadakannya pertemuan pemegang saham untuk mengganti 12 direksi dari 14 kursi dewan direksi perusahaan. Usulan tersebut juga termasuk posisi Chairman yang diduduki oleh Samin Tan. NR Investments Ltd. menilai dewan direksi Bumi Plc telah gagal dalam melaksanakan tugasnya untuk melindungi kepentingan pemegang saham minoritas dan telah salah mengelola perusahaan. NR Investments mengusulkan untuk mencalonkan Wallace King sebagai Chairman Bumi Plc yang baru, beserta Nathaniel Rothschild sebagai Executive Director dan Hashim Djojohadikusumo sebagai Non-Executive Director.
ASRI & MDLN - Akuisisi lahan
PT Alam Sutera (ASRI) dikabarkan membeli lahan milik PT Modernland Realty (MDLN) seluas 170 Ha dengan nilai Rp 3.4 Triliun yang ditargetkan proses akusisi tersebut selesai pada 1Q 2013. Pembelian lahan tersebut diperkirakan akan menambah cadangan lahan di Serpong menjadi 470 Ha.
GEMS - Rencana ekspansi
PT Golden Energy Mines (GEMS) akan meningkatkan produksi batubara menjadi 7 juta ton pada tahun ini. Tahun lalu, target produksi batubara GEMS berkisar 5.5 juta ton sampai dengan 6 juta ton. Pendapatan ditargetkan naik 25% pada tahun ini. Untuk meningkatkan produksi batubara pada tahun ini, GEMS akan mempersiapkan akuisisi tambang batubara pemilik Kuasa Pertambangan (KP) yang memiliki cadangan di atas 20 juta ton dan memiliki batubara dengan kadar kalori diatas 5,000 kilo kalori. GEMS menargetkan akan mengakuisisi satu sampai tiga KP pada tahun ini.
HRUM - Belanja modal
PT Harum Energy (HRUM) menurunkan alokasi belanja modal tahun ini menjadi US$ 15 Juta, separuh dari alokasi belanja modal tahun lalu yang mencapai US$30 juta. Dana belanja modal akan berasal dari kas internal. Belanja modal akan digunakan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas jalan angkut batu bara, optimalisasi infrastruktur pelabuhan dan biaya eksplorasi. Manajemen menargetkan produksi batu bara sama dengan tahun lalu yaitu sebesar 12.5-13 juta ton.
WIKA - Target kenaikan laba
PT Wijaya Karya (WIKA) menargetkan dapat membukukan kenaikan laba bersih sekitar 28.88% tahun ini. Target tersebut berdasarkan kenaikan pendapatan dari kontrak yang akan diperoleh pada tahun ini. Manajemen WIKA memperkirakan laba bersih WIKA pada tahun ini mencapai Rp 555.06 Miliar. Angka ini naik 28.88% dari proyeksi laba tahun 2012 sebesar Rp 430.68 Miliar. WIKA pada tahun ini mendapatkan kontrak atau order book senilai Rp 38.87 Triliun jika dibandingkan dengan order book tahun 2012. Angka ini naik 21.15% dari order book tahun lalu sebesar Rp 38.09 Triliun. Order book di 2013 terdiri dari kontrak baru dan termasuk usaha patungan sebesar Rp 20.75 Triliun. Sedangkan sisa kontrak tahun 2012 sebesar Rp 18.11 Triliun.