Daily News 03/05
May 03, 2013 No. 498
BSDE - Rencana emisi obligas
PT Bumi Serpong Damai (BSDE) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap II/2013 senilai Rp 1.5 Triliun. Obligasi tersebut bertenor 5 tahun dengan kisaran tingkat kupon 8%-9%. Masa penawaran berakhir pada 13 Mei 2013. Pefindo memberi peringkat idAA- dengan prospek stabil terkait rencana emisi obligasi BSDE. Dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk mendukung rencana ekspansi bisnis senilai Rp 3 Triliun, terutama untuk akuisisi lahan di luar pulau jawa. Sisa kebutuhan dana juga akan dicukupi dari rencana non-preemptive rights atas 10% saham. Tahun lalu BSDE meluncurkan obligasi berkelanjutan senilai total Rp 3 Triliun dimana tahap I telah diluncurkan obligasi senilai Rp 1 Triliun. Manajemen berencana meluncurkan obligasi tahap III senilai Rp 500 Miliar pada 2014. Rencana non-preemptive rights membutuhkan persetujuan RUPSLB yang dijadwalkan pada 30 Mei.
IMAS - Akuisisi oleh Gallant Venture
PT Cipta Sarana Duta Perkasa telah merealisasikan penjualan 52.35% saham PT Indomobil Sukses Internasional (IMAS) kepada Gallant Venture Ltd, perusahaan investasi asal Singapura. Pada hari Kamis lalu terjadi crossing sekitar 1.44 Miliar saham IMAS pada harga Rp 5,420 per saham sehingga total nilai transaksi mencapai Rp 7.85 Triliun.
MDLN - Rencana emisi surat utang
PT Modernland Realty (MDLN) berencana menerbitkan surat utang (notes) senilai US$ 300 Juta. Surat utang tersebut bertenor 5 tahun dan akan diterbitkan di luar Indonesia dengan tingkat suku bunga maksimum 10%. Transaksi tersebut tergolong transaksi material karena jumlahnya (setara Rp 2.9 Triliun) mencapai 130% dari ekuitas perusahaan per akhir 2012 lalu. Dana hasil emisi surat utang akan dialokasikan untuk pembelian tanah serta pengembangan proyek, selain untuk pelunasan sebagian utang jangka panjang perusahaan. Rencana tersebut menunggu persetujuan RUPSLB pada 3 Juni 2013.
SMCB - Kinerja 1Q 2013
PT Holcim Indonesia (SMCB) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2013 sebesar 26.06%Yoy menjadi Rp 249.26 Miliar Vs Rp 184.3 Miliar pada 1Q 2012 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 6.96%Yoy menjadi Rp 2.15 Triliun Vs Rp 2.01 Triliun pada 1Q 2012. Pendapatan tersebut berasal dari penjualan semen yang memberikan kontribusi sebesar 84.6% dari total pendapatan sebesar Rp 1.82 Triliun dan dari penjualan beton sebesar Rp 320 Miliar.