Daily News 12/07

July 12, 2011 No. 50
IPO - Telesindo Shop

PT Telesindo Shop (TS) meningkatkan target perolehan dana dari penawaran umum perdana (IPO) dari Rp 300 Miliar menjadi Rp 1 Triliun dengan meningkatkan penjualan porsi saham dari 30% menjadi 40%. Dana hasil IPO akan digunakan untuk menambah jumlah gerai dari 500 menjadi 1,000, meningkatkan jumlah reseller dari 200 ribu menjadi 300 ribu serta menambah service center dari 30 menjadi 142.
BIPI - Refinancing utang
PT Benakat Petroleum Energy (BIPI) mengajukan proposal pembayaran utang kepada Amadia Investment Ltd. yang akan jatuh tempo bulan depan senilai US$ 30 juta . BIPI menerima fasilitas pinjaman tersebut pada 24 Juni 2010 yang digunakan untuk membeli saham PT Elnusa (ELSA). Pinjaman tersebut memiliki masa tenggat waktu 12 bulan dengan bunga sebesar 12% per tahun.
INCO - Gubernur minta lepaskan lahan
Gubernur Sulawesi Tenggara menilai manajemen PT International Nickel Indonesia (INCO) mengulur waktu penyerahan lahan seluas 35,486Ha kepada Pemprov Sultra. Pemprov akan mengalihkan lahan tersebut kepada investor baru dari China yang telah berkomitmen untuk membangun pabrik feronikel. Investor China telah menyatakan kesanggupan dan menanamkan dana senilai US$ 100 juta sebagai wujud keseriusan ber investasi. Manajemen INCO telah menandatangani MoU pada 14 April lalu yang menyebutkan bahwa INCO dan Pemprov Sultra akan mengelola wilayah kontrak karya tersebut bersama-sama dengan strategic investor.
TLKM & ISAT - Incar layanan StarOne
PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dikabarkan berminat untuk mengakuisisi Bisnis layanan StarOne milik PT Indosat (ISAT). Rencana tersebut perlu mendapat izin dari Menkominfo terkait perpindahan pengelolaan frekuensi dan dari KPPU. Layanan StarOne dan Flexi milik TLKM berada pada pita 800 Mhz dimana StarOne memiliki dua kanal sedangkan Flexi tiga kanal. Apabila direalisasikan, TLKM dapat lebih leluasa mengembangkan layanan Flexi.