Daily News 13/07
July 13, 2011 No. 51
AALI - Capex 2011
PT Astra Agro Lestari (AALI) mengalokasikan capex senilai Rp 1.4 Triliun hingga Rp 1.5 Triliun yang akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur sebesar 23%, penambahan kapasitas produksi 29% dan sisa nya untuk perawatan kebun yang belum menghasilkan.
ASRI - Rencana emisi obligasi
PT Alam Sutera Realty (ASRI) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 Triliun pada akhir 3Q 2011 yang akan digunakan untuk akuisisi lahan. Pemilihan penerbitan obligasi karena dari obligasi lebih fleksibel penggunaannya dibanding hutang bank, tenor bisa lebih panjang, serta biaya bunga yang lebih murah. Sampai 1H 2011, ASRI mencatat marketing sales mencapai Rp 1 Triliun dari target tahun in Rp 1.7 Triliun. Perseroan memperkirakan pendapatan sampai 1H 2011 mencapai Rp 780 Miliar dari total target tahun ini Rp 1.3 Triliun.
BWPT - Produksi Juni 2011
PT BW Plantation (BWPT) mencatat pertumbuhan produksi CPO 1H 2011 sebesar 54% menjadi 59,683 ton dibanding 1H 2010. Pertumbuhan PK pada periode yang sama mencapai 48% menjadi 10,034 ton. BWPT mulai membeli TBS dari pihak ketiga pada bulan Mei dan Juni.
GIAA - Ancaman mogok pilot
PT Garuda Indonesia (GIAA) mendapat ancaman mogok dari Asosiasi Pilot Garuda (APG) jika manajemen tidak mengindahkan tuntutan kesamaan gaji dan fasilitas dengan pilot asing. APG memberi waktu hingga 26 Juli 2011 kepada manajemen sebelum melakukan aksi mogok. Selama ini pilot asing yang menjadi kapten (first officer) pada maskapai Garuda mendapat penghasilan dua kali lebih besar daripada pilot maskapai tersebut. Copilot tersebut hanyalah merupakan tenaga kerja kontrak jangka pendek untuk mengisi kekurangan penerbang setelah GIAA menambah pesawat baru. Saat ini jumlah pilot asing dengan status kontrak mencapai 43 orang dengan pilot lokal 700 orang. GIAA juga mempekerjakan pilot lokal dengan status kontrak sebanyak 100 orang.
SDMU - Incar kontrak baru
PT Sidomulyo Selaras (SDMU), perusahaan jasa transportasi bahan kimia dan bahan berbahaya, mengincar kontrak baru senilai US$ 15 Juta tahun ini. Target kontrak tahun ini lebih rendah dibandingkan dengan realisasi 2010 yang tercatat lebih dari US$ 20 Juta akibat ekspektasi volume angkut minyak Indonesia yang diperkirakan menurun.
UNTR - Penggunaan dana hasil rights issue
PT United Tractors (UNTR) melaporkan penggunaan dana hasil rights issue dimana US$ 21 Juta diantaranya dialokasikan untuk pembelian 20% saham PT Bukit Enim Energy (BEE) pada 4 Juli lalu dan US$ 11.5 Juta dialokasikan untuk pembelian 60% saham PT Duta Sejahtera (DS). BEE berlokasi di Muara Enim (Sumatera Selatan), memiliki cadangan batubara dengan kalori 4,500 Kcal/Kg hingga 6,000 Kcal/Kg. DS berlokasi di Barito Utara (Kalimantan Tengah) dan memiliki cadangan batubara dengan kalori 6,000 Kcal/Kg hingga 6,300 Kcal/Kg. Kedua tambang tersebut masih belum dikembangkan (green field). Akuisisi BEE dilakukan oleh anak perusahaan PT Pamapersada Nusantara (Pama), sedangkan akuisisi DS dilakukan UNTR melalui anak perusahaan, PT Tuah Turangga Agung (TTA).