Daily News 15/07
July 15, 2011 No. 53
IPO - Air Asia Indonesia
PT Air Asia Indonesia (AAI) berencana melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) pada 4Q 2011 dengan target perolehan dana senilai US$ 150-200 Juta yang akan digunakan untuk membeli pesawat baru, meningkatkan modal kerja dan operasional. AAI menargetkan mengoperasikan 40 pesawat pada tahun 2015 dari saat ini 20 pesawat. Sampai 1H 2011, jumlah penumpang AAI sebanyak 2.9 juta yang merupakan 64% dari target FY 2011 yaitu 4.5 juta. Sepanjang FY 2010, AAI mencatat jumlah penumpang sebanyak 4 juta orang.
ASRI - Pembangunan taman bermain
PT Alam Sutera Realty (ASRI) berencana membangun taman bermain diatas lahan seluas 13 Ha di kawasan superblok Alam Sutera. Rencana tersebut diperkirakan membutuhkan investasi senilai Rp 100 Miliar hingga Rp 200 Miliar. Theme park tersebut masih dalam tahap perencanaan dan diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi penghuni di kawasan tersebut. Manajemen juga mengungkapkan rencana pembangunan kampus Binus University @ Alam Sutera tahun ini.
BDMN - Rencana emisi obligasi
PT Bank Danamon Indonesia (BDMN) berencana meningkatkan modal melalui proses rights issue. Manajemen telah menyampaikan rencana tersebut kepada Bapepam-LK dan BEI. Rencana tersebut juga menunggu persetujuan RUPSLB. BDMN telah menunjuk Citi dan Deutsche Bank sebagai standby buyer dan PT Danareksa Sekuritas sebagai underwriter aksi korporasi tersebut.
INTA - Rencana emisi MTN
PT Intraco Penta (INTA) berencana menerbitkan medium term notes (MTN) dengan tenor 2-3 tahun senilai Rp 200 Miliar hingga Rp 220 Miliar pada akhir bulan ini atau awal Bulan depan. Dana hasil emisi MTN akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis anak perusahaan, PT Intan Baruprana Finance yang bergerak pada bidang pembiayaan.
WINS - Raih Hutang
PT Wintermar Offshore Marine (WINS) meraih hutang senilai US$ 27 juta dari Bank Mandiri (BMRI) dengan bunga dibawah 5% selama 5 tahun. Hutang tersebut akan diguankan untuk membeli beberapa kapal dengan jenis kapal yang berkaitan dengan tender yang dimenangkan. Sebelumnya perseroan telah meraih hutang senilai US$ 18 juta darai sebuah bank di Jerman dengan tenor 9 tahun. WINS mengalokasikan capex senilai US$ 100 juta untuk membeli 12 kapal baru dan akan mencari total pinjaman senilai US$ 70 juta untuk pendanaan capex tersebut.