Daily News 20/06
June 20, 2013 No. 530
IPO - PT Bank Mestika Dharma
PT Bank Mestika Dharma berencana IPO dengan menjual 818 juta lembar saham (20% saham). Harga perdana saham berkisar antara Rp 1,370 hingga Rp 1,570 per saham dan Bank Mestika menargetkan mendapatkan dana Rp 1.12 Triliun hingga Rp 1.28 Triliun. Dana hasil IPO akan digunakan untuk modal penyaluran kredit. Bank Mestika menargetkan mendapat pernyataan efektif pada 27 Juni 2013, masa penawaran umum pada 1-4 Juli 2013 dan listing pada 11 Juli 2013. Ciptadana Sekuritas bertindak sebagai penjamin emisi.
IPO - PT Bank Maspion
PT Bank Maspion berencana menerbitkan 770 juta lembar saham baru (20% saham) melalui proses IPO dengan harga penawaran Rp 320 per lembar, lebih rendah dari kisaran penawaran awal Rp 360 hingga Rp 480 per lembar saham, akibat situasi pasar yang tidak kondusif. Dengan demikian target perolehan dana mencapai Rp 246.4 Miliar yang seluruhnya akan digunakan untuk mendukung ekspansi kredit.
IPO - PT Semen Baturaja
PT Semen Baturaja (SB) telah mendapat pernyataan efektif terkait rencana penerbitan 2.34 miliar lembar saham baru (23.76% saham) melalui proses IPO dengan harga penawaran Rp 560 per lembar. Dengan demikian target perolehan dana mencapai Rp 1.31 Triliun dimana sekitar 70% dana hasil IPO dialokasikan untuk pembelian mesin dan peralatan utama, 25% untuk pengadaan dan pengembangan lahan, dan 5% sisanya untuk investasi peralatan elektronik dan otomasi pabrik. Masa penawaran berlangsung pada 20-24 Juni dengan pencatatan pada 28 Juni 2013.
APLN - Rencana emisi obligasi
PT Agung Podomoro Land (APLN) telah mendapat pernyataan efektif terkait rencana penerbitan obligasi senilai total Rp 2.5 Triliun dimana untuk tahap pertama akan diterbitkan obligasi senilai Rp 1.2 Triliun. Obligasi tahap I tersebut bertenor 5 tahun, menawarkan kupon sebesar 9.25% per tahun. Pefindo memberi peringkat idA terhadap rencana emisi obligasi tersebut. sekitar Rp 500 Miliar dana hasil emisi obligasi dialokasikan untuk pelunasan pokok pinjaman sindikasi bank dan sisanya digunakan untuk mendukung rencana ekspansi property. Masa penawaran berlangsung pada 21-24 Juni dengan pencatatan pada 28 Juni 2013.
INKP & TKIM - Belanja modal
Dua unit usaha kertas Sinar Mas Grup, PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) mengalokasikan dana US$ 225-250 Juta dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) mengalokasikan US$ 140-150 Juta untuk belanja modal. Dana yang bersumber dari kas internal dan pendanaan bank akan digunakan INKP untuk menambah mesin kertas dan TKIM untuk pembangkit listrik. INKP tengah menyelesaikan pembangunan mesin kertas yang terletak di Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas sebesar 500,000 ton per tahun yang akan beroperasi 3Q 2013. Sementara TKIM akan membangun pembangkit listrik berkapasitas 90 MW dengan nilai investasi mencapai US$ 100 Juta. Power Plant akan melengkapi kapasitas terpasang saat ini sebesar 140 MW dan TKIM dapat menurunkan beban energi sampai 5% pada 2014.