Daily News 01/07
July 01, 2013 No. 537
Bakrie Group - Bumi Plc kaji jual saham Bumi Resources
Bumi Plc (London) tengah mengkaji rencana penjualan 23.8% saham PT Bumi Resources (BUMI) ke pasar untuk mendapat dana tunai sekitar US$ 300 Juta. Rencana tersebut merupakan bagian dari strategi Bumi Plc. untuk hanya fokus pada PT Berau Coal Energy (BRAU). Bumi Plc. tercatat memiliki 85% saham BRAU. Bumi Plc. tengah mencari cara untuk mengembalikan dana senilai US$ 201 Juta yang tidak jelas penggunaannya.
ARNA - Rencana stock split
PT Arwana Citramulia (ARNA) akan melakukan stock split dan manajemen ARNA telah menetapkan 11 Juli 2013 sebagai tanggal penggunaan harga saham perdagangan yang baru dengan rasio stock split 1:4. Rencana stock split sudah disetujui dalam RUPS pada 28 Maret lalu.
BRAU - Rencana emisi obligasi
PT Berau Coal Energy (BRAU) tengah mengkaji rencana emisi obligasi senilai US$ 450 Juta dalam rangka refinancing utang obligasi yang diterbitkan pada 2010 lalu. Manajemen memperkirakan dapat memperoleh pinjaman dengan bunga sekitar 7% hingga 7.5% pada 3Q 2013, jauh lebih rendah dari bunga 12.5% atas obligasi yang diterbitkan pada 2010. Tahun lalu BRAU menerbitkan obligasi senilai US$ 500 Juta dengan bunga 7.25%. Setelah menerbitkan laporan keuangan 2012, S&P dan Moody’s memberikan peringkat yang sama yaitu BB- dan B1, kendati BRAU membukukan kerugian keuangan senilai US$ 201 Juta.
HMSP - Sewakan lahan dan bangunan
PT Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP) melakukan transaksi terafiliasi dengan induknya, PT Philip Morris Indonesia. Transaksi berupa penyewaan lahan dan bangunan milik HMSP kepada Philip Morris di wilayah Karawang, Jawa Barat senilai Rp 463.56 Miliar hingga habis masa sewa pada 2022. Aset HMSP yang disewakan kepada induk dengan tanah seluas 101,460 m² dan bangunan seluas 29,234 m². Transaksi tersebut untuk meningkatkan pendapatan HMSP dengan mengoptimalkan aset yang tidak digunakan. Philip Morris memerlukan lahan baru untuk rencana perluasan karena pabrik di Bekasi tidak lagi memadai untuk melakukan kegiatan produksi rokok.
MAYA - Rencana emisi obligasi
PT Bank Mayapada (MAYA) telah mendapat pernyataan efektif terkait rencana emisi obligasi senilai Rp 700 Miliar. Obligasi tersebut bertenor 7 tahun dengan tingkat kupon 11%. Pefindo memberi peringkat idBBB+ terhadap rencana emisi obligasi MAYA. Seluruh dana hasil emisi akan dialokasikan untuk mendukung penyaluran kredit. Masa penawaran berlangsung hari ini dan listing pada 8 Juli 2013.