Daily News 02/08

August 02, 2011 No. 66
KIJA - Kinerja 1H 2011

PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA) mencatat kenaikan pendapatan selama 1H 2011 sebesar 11.5% menjadi Rp 369.07 Miliar dari Rp 331.15 Miliar pada 1H 2010. Perseroan dapat menurunkan beban pokok sebesar 4% namun beban penjualan dan beban lain-lain tercatat meningkat sehingga laba usaha perseroan tercatat naik 11.1% menjadi Rp 87.91 Miliar. Dan pada sisi laba bersih hanya meningkat 7.7% menjadi Rp 51.61 Miliar akibat kenaikan pajak.
PTBA - Rencana penjualan saham milik Rajawali
Salah satu anggota konsorsium pembangunan proyek kereta api, Rajawali Asia Resources, berencana menjual 20% saham proyek tersebut senilai US$ 112 Juta kepada PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA). Konsorsium telah membentuk perusahaan patungan, PT Bukit Asam Transpacific Railway (BATR), untuk mengerjakan proyek batubara yang terintegrasi senilai US$ 1.8 Miliar. Saat ini Rajawali tercatat memiliki 80% saham BATR dimana PTBA tercatat memiliki 10% saham dan sisanya dimiliki oleh China Railway Engineering Corporation. BATR berencana membangun dan mengelola angkutan kerta api batubara sepanjang 300Km dari Banko Tengah (Tanjung Enim, Sumatera Selatan) ke Srengsem (Lampung) serta membangun pelabuhan di Srengsem. Proyek tersebut masih terhambat persoalan hak pengelolaan tambang (mining operation rights) Banko milik PT Bukit Asam Banko (BAB). PTBA tercatat memiliki 65% saham BAB dan sisanya dimiliki oleh Rajawali. BAB merupakan perusahaan tambang pemilik KP yang akan memasok kebutuhan batubara untuk keperluan BATR sebanyak 25 juta ton per tahun yang dijadwalkan selesai pada pertengahan 2015.
SIMP - Pengalihan saham kepada IndoAgri
Indofood Oil & Fats Pte. Ltd. (IOF) telah mengalihkan 11.39 miliar lembar saham PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) kepada Indofood Agri Resources Ltd. (IndoAgri) sebagai implementasi penggabungan usaha IOF kepada IndoAgri yang tercatat pada bursa Singapura. Dengan demikian saat ini IndoAgri tercatat memiliki 72% saham SIMP. Pengalihan saham dilakukan pada harga saham SIMP sebesar Rp 1,100 per lembar saham.
TOWR - Dapatkan pinjaman
Anak perusahaan PT Sarana Menara Nusantara (TOWR), PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), berhasil mendapat komitmen pendanaan senilai US$ 482.26 Juta dari sindikasi 14 bank. Fasilitas tersebut akan memiliki masa jatuh tempo selama 5 tahun.