Daily News 12/08

August 12, 2011 No. 74
ANTM - Kinerja 1H 2011

PT Aneka Tambang (ANTM) mencatat kenaikan pendapatan sebesar 13% menjadi Rp 4.9 Triliun dari Rp 4.3 Triliun sehingga mendorong kenaikan laba bersih sebesar 32% menjadi Rp 997 Miliar pada 1H 2011 dari Rp 756 Miliar. Peningkatan tersebut diakibatkan oleh kenaikan volume penjualan ferronickel sebesar 49% menjadi 18,500 ton, kenaikan produksi bijih nikel sebesar 15% menjadi 3,909.5 wmt, serta kenaikan volume penjualan emas sebesar 6% menjadi 3,611 kg.
EXCL - Pelunasan hutang
PT XL Axiata (EXCL) akan melunasi sebagian hutang Rp 1.5 Triliun dari hutang senilai Rp 2.4 Triliun, sedangkan sisanya akan di refinancing. EXCL sedang mencari pinjaman bank dengan bunga yang lebih rendah untuk melakukan refinancing tersebut. Sementara itu, perseroan telah menyerap capex senilai Rp 3 Triliun pada 1H 2011 dari total capex senilai Rp 6 Triliun yang dianggarkan tahun ini.
INTP - Rencana peningkatan kapasitas
PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) berencana meningkatkan kapasitas produksi menjadi total 27.1 juta ton dari saat ini 18.6 juta ton dalam 4 tahap dengan total investasi senilai US$ 1.17 Miliar. Tahap 1, telah selesai ditingkatkan kapasitas produksi sebesar 1.5 juta ton per tahun di pabrik semen Palimanan, Cirebon senilai US$ 52.5 juta. Tahap 2, pembangunan penggilingan semen di Citeureup, Bogor sebesar 2 juta ton per tahun senilai US$ 120 juta ditargetkan selesai tahun 2013. Tahap 3, pembangunan pabrik baru di Jawa Tengah dengan total nilai US$ 500 juta dengan kapasitas produksi 2-2.5 juta ton per tahun yang ditargetkan selesai 2015. Dan tahap 4, pembangunan pabarik semen di luar Jawa dengan kapasitas sebesar 2-2.5 juta ton per tahun senilai US$ 500 juta yang ditargetkan selesai 2017.
ITMG - Kinerja 1H 2011
PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2011 sebesar 52.8%Yoy menjadi US$ 205 Juta Vs US$ 134.1 Juta pada 1H 2010 lalu, didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 19%Yoy menjadi US$ 970.3 Juta. ITMG mencatat kenaikan laba operasi sebesar 34.4%Yoy menjadi US$ 268.3 Juta pada 1H 2011. Naiknya kinerja pendapatan diakibatkan oleh kenaikan rata-rata harga jual batubara sebesar 28% menjadi US$ 92.2 per ton pada 1H 2011. Volume penjualan 1H 2011 tercatat 10.7 juta ton dengan volume produksi mencapai 11 juta ton. ITMG menargetkan penjualan mencapai 25 juta ton batubara tahun ini.
JPFA - Rencana investasi
PT Japfa Comfeed (JPFA) mengalokasikan capex senilai Rp 700 Miliar dimana Rp 400 Miliar diantara nya digunakan untuk membangaun dan memperluas sejumlah breeding farm di berbagai daerah serta membangun 4 tempat penetasan (hatchery) baru. Sumber pendanaan capex diambil dari kas internal dan hutang bank.