Daily News 11/08
August 11, 2011 No. 73
APLN - Rencana emisi obligasi
PT Agung Podomoro Land (APLN) menetapkan tingkat kupon obligasi I/2011 sebesar 10% untuk Seri A (tenor 3 tahun) dan 11% untuk Seri B (tenor 5 tahun). APLN meningkatkan nilai emisi obligasi menjadi Rp 1.2 Triliun dari rencana awal senilai Rp 800 Miliar. Pefindo memberikan peringkat A terhadap rencana emisi obligasi APLN kendati nilai emisi telah ditingkatkan.
AUTO - Investasi di Vietnam
PT Astra Otoparts (AUTO) akan berinvestasi di Vietnam berpatungan dengan Akebono untuk mendirikan pabrik disc brakers dan master cylinder sepeda motor untuk OEM Jepang. Perusahaan tersebut dinamakan Akebono Brake Astra Vietnam (ABAV) dengan komposisi kepemilikan masing-masing pihak sebesar 50%. ABAV akan menginvestasi US$ 130 Juta dengan target operasi dimulai pada Juli 2012. ABAV menargetkan penjualan senilai ? 1.2 Miliar pada 2015.
BUDI - Pinjaman US$ 32 Juta
PT Budi Acid Jaya (BUDI) mendapat fasilitas pinjaman senilai US$ 32 Juta dari PT Bank Mandiri (BMRI) dengan tenor 7 tahun yang akan digunakan untuk mendukung pembangunan pembangkit listrik tenaga bio gas (PLTBG). PLTBG akan memanfaatkan limbah cair pabrik tapioka sehingga dapat mengurangi biaya bahan bakar serta ketergantungan listrik dari PLN. Saat ini biaya energi member kontribusi sekitar 6% dari total biaya operasional pabrik tepung tapioka.
SPMA - Kinerja 1H 2011
PT Suparma (SPMA) mencataT kenaikan laba bersih sebesar 13% pada 1H 2011 menjadi Rp 20.31 Miliar yang didorong oleh kenaikan penjualan. Perusahaan mencatat kenaikan penjualan sebesar 1.9% menjadi Rp 592.11 Miliar dengan penjualan domestik sebesar Rp 531.33 Miliar dan ekspor sebesar Rp 60.78 Miliar. Tahun ini SPMA mengalokasikan capex senilai US$ 4 Juta yang akan digunakan untuk peningkatan kapasitas produksi serta peningkatan kualitas produk kertas.
TPIA - Kabar penjualan saham Temasek
Temasek Holdings Pte. Ltd. (Singapura) dikabarkan berencana menjual kepemilikan sahamnya atas PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA). Anak perusahaan Temasek, Apleton Investment Ltd., tercatat memiliki 22.87% saham TPIA. Perusahaan dari Thailand, Siam Cement Pcl. Dan PTT Chemical Pcl dikabarkan tertarik membeli saham TPIA tersebut.