Daily News 02/06

June 02, 2014 No. 756
BRAU - Kasus pajak

Bulan lalu, Direktorat Jenderal Pajak diketahui telah menerbitkan surat tagihan pajak kepada anak perusahaan PT Berau Coal Energy (BRAU), PT Berau Coal, senilai US$ 3.82 Juta atas kasus kurang bayar pajak tahun fiskal 2012 dan 2013. Ditjen Pajak juga dikabarkan menerbitkan surat keputusan menolak atas surat keberatan pajak PT Berau Coal senilai total US$ 6.08 Juta untuk tahun fiskal 2008 dan 2009. Manajemen BRAU berencana mengajukan banding ke Pengadilan Pajak pada Juli 2014.
CSAP - Private placement
NT Asset Co Ltd, perusahaan berasal dari Thailand melalui NT Asian Discovery Fund membeli 608 juta saham (21% saham) PT Catur Sentosa Adiprana (CSAP) dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 365 per saham pada 30 Mei 2014. Harga tersebut premium 17.7% dibandingkan harga penutupan di BEI sebesar Rp 310 per lembar. Setelah transaksi, komposisi kepemilikan saham CSAP terdiri atas PT Buanata Adisentosa (28.53%), NT Asian Discovery Fund (21%), dan PT Ekasentosa Jayasukses (2.81%) sisanya dimiliki oleh direksi, komisaris dan masyarakat.
SAME - Belanja modal
PT Sarana Meditama Metropolitan (SAME) menganggarkan belanja modal senilai Rp 140 Miliar tahun ini. Sekitar 40% belanja modal akan digunakan untuk penambahan peralatan medis sedangkan sisanya untuk peremajaan gedung dan pengembangan pusat kemoterapi. Pendanaan belanja modal bersumber dari kas internal dan pinjaman dengan porsi masing-masing sekitar 50%. SAME berencana menambah 18 tempat tidur premium di rumah sakit Omni Alam Sutera sepanjang 2014. Sedangkan pengembangan pusat kemoterapi akan direalisaskikan melalui kerjasama dengan perusahaan Jepang.
TAXI - Pinjaman
PT Express Trasindo (TAXI) mendapat fasilitas pinjaman senilai Rp 100 Miliar dari PT Bank Central Asia (BBCA) yang akan dialokasikan untuk mendukung rencana ekspansi tahun ini. Fasilitas tersebut bertenor 5 tahun dimana 3 tahun pertama dikenakan bunga tetap dan 2 tahun sisanya dengan suku bunga floating. Bunga pinjaman berkisar 11% per tahun. TAXI berencana menambah 5,000 unit armada taxi baru dalam 2 tahun kedepan dengan total nilai belanja modal mencapai Rp 1.5 Triliun. Untuk tahun ini TAXI mengalokasikan belanja modal senilai Rp 700 Miliar dengan target menambah 2,000 armada baru serta pembangunan 7 pool taxi di wilayah Jabodetabek. Untuk mendukung belanja modal, TAXI tengah menawarkan obligasi senilai Rp 1 Triliun dengan tenor 5 tahun, menawarkan kupon 11% hingga 12.25% per tahun.