Daily News 03/06
June 03, 2014 No. 757
LINK - CVC menjadi pemegang saham mayoritas
CVC Capital Partners melalui Asia Link Dewa Pte Ltd menambah kepemilikan saham pada PT Link Net (LINK) sebesar 15.06% menjadi 49% dari sebelumnya 33.94%. Penambahan saham sebanyak 458.24 juta lembar saham (15.06% saham) pada harga Rp 1,608 per saham sehingga nilai transaksi mencapai Rp 736.8 Miliar. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham PT First Media (KBLV) pada LINK menjadi 41% dari sebelumnya 56.06% sedangkan publik tetap 10% dan sisanya 49% dimiliki oleh CVC melalui Asia Link. Walaupun CVC menjadi pemegang mayoritas, CVC tidak akan mengendalikan LINK atau tetap mempertahankan posisi sebagai financial investor sehingga tidak ada perubahan pengendali LINK dan CVC tidak akan menggelar tender offer.
MTLA - Cari pinjaman
PT Metropolitan Land (MTLA) tengah mengkaji rencana menarik pinjaman senilai Rp 315 Miliar untuk mendukung berbagai proyek properti. Pinjaman tersebut terbagi atas pinjaman senilai Rp 165 Miliar yang akan dialokasikan untuk proyek perumahan West City di Puri Indah, dan pinjaman Rp 150 Miliar untuk membangun Metropolitan Mall Cileungsi. Pinjaman senilai Rp 165 Miliar telah disetujui RUPS tahun lalu dan telah mendapat komitmen dari Bank Mandiri. Proyek Metropolitan Mall Cileungsi membutuhkan dana investasi senilai total Rp 213 Miliar, berdiri diatas lahan seluas 15,000 m² di kawasan Metland Transyogi.
TPIA - Proyek ekspansi
PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA) mengalokasikan dana belanja modal senilai US$ 115 Juta untuk proyek ekspansi kapasitas naptha cracker yang membutuhkan dana senilai total US$ 380 Juta. Proyek tersebut telah dimulai sejak akhir tahun lalu dan ditargetkan selesai pada 2015. Setelah selesai dibangun, kapasitas produksi ethylene, propylene, py-gas, dan mixed C4 diharapkan naik 30%. Ekspansi usaha juga dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan Michelin dengan mendirikan PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) tahun lalu dengan komposisi saham 45:55. Tahun depan SRI akan membangun pabrik karet sintetis dengan kapasitas 100,000 ton per tahun dengan nilai proyek mencapai US$ 435 Juta. Pabrik tersebut ditargetkan selesai pada 2017. Hasil produksi SRI akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan ban.
TRIO - Rencana emisi obligasi
PT Trikomsel Oke (TRIO) melalui anak usahanya di Singapura, Trikomsel Pte Ltd akan menerbitkan obligasi senilai Sing$ 100 Juta atau setara Rp 962.79 Miliar. Surat utang TRIO ini bertenor tiga tahun dan akan jatuh tempo pada 5 Juni 2017 dengan bunga sebesar 7.875% per tahun. Penerbitan obligasi tersebut bertujuan untuk membayar sebagian fasilitas pinjaman perbankan. Manajemen mengungkapkan penerbitan obligasi tersebut merupakan strategi perusahaan merubah risiko pembiayaan jangka pendek menjadi jangka panjang.