Daily News 18/06

June 18, 2014 No. 768
GEMS - Ekspansi pasar

PT Golden Energy Mines (GEMS) berupaya mencari pasar baru di kawasan regional ditengah lesunya pasar batubara dunia. Tahun ini GEMS menargetkan penjualan batubara mencapai 10 juta ton (8.4 juta ton pada 2013) dimana sekitar 62% diantaranya ditujukan untuk ekspor dan sisanya untuk pasar domestik. Saat ini tujuan utama pasar ekspor GEMS adalah Tiongkok dan India. Kinerja produksi GEMS akan meningkat tahun ini seiring dengan selesainya proyek infrastruktur tambang di Bunati dan Nilau.
MAIN - Belanja modal
PT Malindo Feedmill (MAIN) mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 500 Miliar. Dana belanja modal akan digunakan untuk ekspansi pabrik baru dan menambah kapasitas pabrik yang sudah ada. Sumber pendanaan belanja modal berasal dari aksi private placement sebesar Rp 336 MIliar dan sisanyak akan menggunakan pinjaman bank sekitar Rp 200-250 Miliar. Saat ini, MAIN fokus pada pembangunan dua pabrik pakan ternak yang terletak di Makassar dan Semarang. Kedua pabrik tersebut akan menambah kapasitas produksi perseroan masing-masing sebesar 360 ribu ton per tahun.
MBTO - Perusahaan patungan kapas kecantikan
PT Martina Berto (MBTO) melakukan penyertaan modal sebesar Rp 25 Miliar pada produsen kapas kecantikan dan perseroan berpeluang mendapatkan 50%-60% saham pada perusahaan patungan tersebut. Produsen kapas yang akan menjadi perusahaan patungan akan menunjang kebutuhan kapas kosmetik MBTO yang penjualannya dapat mencapai Rp 3 Miliar per tahun. Tujuan perusahaan patungan tersebut dikarenakan MBTO selama ini membeli kapas dari pihak luar. Pendanaan untuk perusahaan patungan berasal dari dana hasil IPO yang kini memiliki sisa dana hasil IPO sebesar Rp 135 Miliar.
WOMF - Emisi obligasi
PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF) telah mendapat pernyataan efektif terkait rencana emisi obligasi berkelanjutan senilai total Rp 3 Triliun, dimana untuk tahap pertama akan diterbitkan obligasi senilai Rp 600 Miliar. Dari nilai emisi Rp 600 Miliar, senilai Rp 523 Miliar diterbitkan dengan full commitment oleh penjamin emisi dan Rp 77 Miliar sisanya dijual secara best effort. Obligasi tersebut terdiri dari obligasi Seri A senilai Rp 360 Miliar bertenor 1 tahun dengan kupon 10.25% dan Seri B senilai Rp 163 Miliar dengan tenor 3 tahun dengan kupon 11%. Fitch memberi peringkat idAA terhadap rencana emisi obligasi WOMF. Masa penawaran berlangsung pada 19 dan 20 Juni dengan tanggal penjatahan pada 23 Juni dan pencatatan di BEI pada 26 Juni 2014.
WTON - Kontrak baru
PT Wijaya Karya Beton (WTON) mencatatkan perolehan kontrak baru pada pertengahan Juni 2014 sebesar Rp 223 Miliar. Total kontrak baru yang diperoleh perseroan mencapai Rp 1.3 Triliun atau setara 40% dari total target 2014. Melihat pencapaian target yang telah dicapai serta rencana proyek yang akan diperoleh, Manajemen WTON optimis akan mencapai target hingga akhir tahun ini. WTON menargetkan perolehan kontrak baru hingga akhir tahun akan berasal dari proyek-proyek swasta.