Daily News 06/09
September 06, 2011 No. 85
ASRI - Target marketing sales
PT Alam Sutera Relty (ASRI) mencatat marketing sales dari Januari ? Agustus 2011 mencapai Rp 1.9 Triliun melampaui target FY 2011 senilai Rp 1.7 Triliun. Manajemen tengah mengkaji untuk merevisi target marketing sales pada tahun ini menjadi Rp 2.2 Triliun. Pada bulan Agustus perseroan mencatat marketing sales senilai Rp 600 Miliar.
BFIN - Fasilitas pinjaman
PT BFI Finance Indonesia (BFIN) mendapatkan fasilitas joint financing dari PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) senilai maksimal Rp 1 Triliun. Pinjaman tersebut dimaksudkan untuk mensinergikan bisnis dibawah bendera TPG Capital (dahulu Texas Pacific Group). TPG Nusantara tercatat memiliki 59.68% saham BTPN sedangkanTPG memiliki 44.95% saham BFIN melalui Trinugraha Capital & Co SCA (TC&Co). TC&Co dimiliki oleh TPG Capital, PT Trinugraha Thohir, dan Northstar Equity Partners.
MEDC - Pembukaan kantor cabang Libya
PT Medco Energi Internasional (MEDC) akan membuka kembali kegiatan kantor di Tripoli (Libya) yang ditutup akibat konflik politik. Kantor cabang MEDC memiliki sekitar 60 orang karyawan warga negara Libya untuk dapat mengusahakan kembali persiapan kegiatan operasi di wilayah kerja Area 47. MEDC telah menerima kabar dari mitra kerja, Libyan Investment Authority (LIA), bahwa National Transition Council (NTC) telah menunjuk kembali Mohammed H. Layas sebagai Chairman dari Board of Directors LIA, dan Rafik A. Nayed sebagai Chief Executive Officer LIA. LIA adalah badan pengelola keuangan yang didirikan Pemerintah Libya pada tahun 2006 lalu untuk mengelola pendapatan negara yang berasal dari minyak.
SMCB -Target kinerja
PT Holcim Indonesia (SMCB) menargetkan kenaikan pendapatan dan laba bersih minimal 10% hingga akhir tahun ini seiring dengan proyeksi pertumbuhan konsumsi semen tahun ini. Sampai 1H 2011, SMCB mencatat kenaikan laba bersih senilai Rp 457 Miliar atau sebesar 23.5%Yoy yang didorong oleh kenaikan pendapatan sebesar 24.1% menjadi Rp 3.54 Triliun. Kenaikan pendapatan tersebut ditopang oleh kenaikan volume penjualan semen & clinker dan beton.
TRUS - Persetujuan utang
RUPSLB PT Trust Finance Indonesia (TRUS) member persetujuan kepada manajemen untuk mencari pinjaman baru sebesar Rp 65 Miliar dengan jaminan aset perusahaan. Pinjaman tersebut akan dialokasikan untuk mendorong pembiayaan tahun ini. Manajemen tengah mengkaji fasilitas pinjaman baru dari Bank Central Asia senilai Rp 25 Miliar serta memproses kenaikan fasilitas pinjaman dari Bank Syariah Mandiri sebesar Rp 40 Miliar menjadi Rp 100 Miliar.