Daily News 09/03

March 09, 2015 No. 946
Property Sector - Rencana revisi pajak atas prperti mewah

Kementerian Keuangan akan melakukan perubahan atas skema dasar pengenaan pajak pada rumah dan apartemen yang tergolong mewah (PPnBM) dan sangat mewah (PPh pasal 22) hanya pada besaran nilai dan bukan pada luas bangunan. Awalnya Pemerintah berencana menurunkan batas pengenaan PPh Pasal 22 pada rumah dan apartemen mewah dengan nilai lebih dari Rp 10 Miliar menjadi lebih dari Rp 2 Miliar. Luasan rumah kategori mewah dari semula diatas lebih dari 500 M² menjadi lebih dari 400 M² dan apartemen mewah dari semula diatas lebih dari 400 M² menjadi lebih dari 150 M².
AISA & GOLL - Rencana divestasi
PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) menargetkan mendapat dana senilai US$ 400 Juta atas divestasi saham anak perusahaan PT Golden Plantation (GOLL). Dalam proses IPO akhir tahun lalu AISA menjual 21.8% saham GOLL ke publik sehingga saat ini AISA tercatat memiliki 78.2% kepemilikan atas GOLL. Divestasi GOLL diharapkan dapat menurunkan beban utang AISA. Dari total utang AISA senilai Rp 3.1 Triliun, sekitar Rp 820 Miliar diantaranya merupakan utang dari sektor perkebunan.
BJBR - Kinerja FY 2014
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJBR) membukukan penurunan laba bersih 2014 sebesar 18.6%Yoy menjadi Rp 1.12 Triliun Vs Rp 1.37 Triliun pada tahun 2013 lalu. Pendapatan bunga bersih tercatat turun 6.7%Yoy menjadi Rp 4.46 Triliun tahun lalu. Posisi CAR pada akhir 2014 tercatat sebesar 16.08% (16.51% pada 2013) dengan posisi NPL Gross 4.15% (2.83% pada 2013), ROE 19.11% (26.76% pada 2013), dan LDR 93.18% (96.47% pada 2013).
INAF - Kinerja FY 2014
PT Indofarma (INAF) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 102% Yoy menjadi Rp 1.16 Miliar Vs rugi Rp 54.22 Miliar pada tahun 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 3% menjadi Rp 1.38 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik 243% Yoy menjadi Rp 46.34 Miliar.
LRNA - Rencana ekspansi PT Eka sari Lorena Transport (LRNA) segera membuka rute Bogor-Jakarta sebagai trayek bus jarak pendek. Selain itu, perseroan juga akan merealisasikan penjualan tiket secara online tahun ini dengan beberapa rute seperti Bogor-Banyuwangi, Bogor-Jember, dan Bogor-Pekanbaru. LRNA menyiapkan belanja modal tahun ini sekitar Rp 80 Miliar. Belanja modal dialokasikan untuk menambah armada baru bus AKAP sekitar 70 unit.
TLKM - Kinerja FY 2014
PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) membukukan kenaikan laba bersih 2014 sebesar 2.4%Yoy menjadi 14.66 Triliun Vs Rp 14.31 Triliun pada 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 8.1%Yoy menjadi Rp 89.69 Triliun. Laba operasi tercatat naik 5.5%Yoy menjadi Rp 29.37 Triliun.