Daily News 11/03
March 11, 2015 No. 954
ADHI - Perolehan kontrak baru
PT Adhi Karya (ADHI) membukukan kontrak baru senilai Rp 1.3 Triliun hingga akhir Februari 2015. Proyek gedung menyumbang sekitar77% terhadap kontrak baru hingga Februari. Sisanya proyek jalan dan jembatan sekitar 10%, serta proyek infrastruktur sebanyak 13%. Hingga akhir 2015, perseroan menargetkan kontrak baru sebesar Rp 15.2 Triliun, naik 65.2% dibandingkan realisasi tahun lalu senilai Rp 9.2 Triliun.
BEST - Belanja modal
PT Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) menganggarkan dana Rp 500 Miliar belanja modal tahun ini, naik dibandingkan anggaran tahun lalu sebesar Rp 240 Miliar. Dana akan digunakan untuk pembangunan standard factory building serta hotel dan perkantoran di kawasan indusdri. Pembangunan hotel dan perkantoran diperkirakan membutuhkan biaya US$ 20 Juta diluar harga tanah dan sekitar US$ 14 Juta untuk proyek gudang logistik tahap pertama yang ditargetgkan selesai pada 2H 2016. Tahun ini BEST menargetkan penjualan lahan seluas 40 Ha, kurang lebih sama dengan realisasi tahun lalu, namun harga diperkirakan naik sekitar 13%Yoy menjadi US$ 200-210 per meter persegi.
MYRX -Target pendapatan
PT Hanson International (MYRX) menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp 3 Triliun dengan laba bersih sebesar Rp 750 Miliar. Untuk mencapai target tersebut perseroan bekerjasama dengan PT Ciputra Development untuk mengembangkan kawasan Citra Maja Raja seluas 100 Ha. Perseroan akan meluncurkan klaster baru di Citra Maja sekitar 5000-6000 unit dengan harga Rp 120-300 Juta per unit dan diharapkan mendapatkan marketing sales sekitar Rp 2 Triliun dari Citra Maja. MYRX juga menjual sebanyak 400 unit rumah dan 84 ruko di proyek perumahan serpong kencana.
TOTL - Joint venture
PT Total Bangun Persada (TOTL) bersama dengan PT Pola Intiperkasa membentuk dua usaha patungan atau joint venture dengan investasi Rp 24 Miliar untuk memperkuat ekspansi perusahaan. Kedua usaha patungan, PT Total Pola Persada dan PT Total Pola Formwork didirikan pada 9 Maret 2015 dengan modal dasar kedua usaha tersebut mencapai Rp 110 Miliar. Total Pola Persada sebagai perusahaan penyedia peralatan bekisting sementara Total Pola Formwork sebagai penyedia jasa pembangunan instalasi peralatan bekisting.
WINS - Kinerja FY 2014
PT Wintermar Offshore Marine (WINS) membukukan penurunan laba bersih 2014 sebesar 21.9%Yoy menjadi US$ 21.71 Juta Vs US$ 27.80 Juta pada tahun 2013 lalu. Pendapatan turun sebesar 9.5%Yoy menjadi US$ 176.91 Juta. Laba operasi tercatat turun sebesar 11.4%Yoy menjadi US$ 44.74 Juta.