KSI Fixed Income Update 28 October 2026

October 28, 2026
Download PDF

*?? Kiwoom Research | FIXED INCOME – Daily Report 28 Oct 2026* _This document is for information only and for the use of the recipient. It is not to be reproduced, copied, or distributed to others._ *?? Yield Indonesia Naik, Tekanan Rupiah dan Risiko Fiskal Meningkat* *?? Market Review:* *Pasar obligasi domestik,* yield obligasi pemerintah Indonesia pada 27 Oktober 2026 naik 1 bps ke 7,45% untuk tenor 10Y dan meningkat 11 bps ke 7,36% untuk tenor 5Y. Dalam sebulan terakhir, yield masing-masing naik 26 bps dan 34 bps, sementara secara tahunan meningkat 145 bps dan 195 bps. Rupiah masih bertahan di atas Rp18.143/USD, mendekati level terlemah sejak akhir Juli 2026. Tekanan berasal dari penguatan USD menjelang keputusan The Fed, kenaikan harga minyak yang meningkatkan risiko fiskal, serta kekhawatiran terhadap potensi tambahan belanja pemerintah. Inflasi September yang mencapai 3,28% turut meningkatkan risiko inflasi, terutama akibat kenaikan harga pangan. Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk melakukan intervensi guna menjaga stabilitas Rupiah di tengah volatilitas global dan eskalasi konflik Timur Tengah. Sementara itu, CDS Indonesia 5Y meningkat ke 105,86 bps dari 103,96 bps, mencerminkan kenaikan persepsi risiko investasi. *Di pasar global,* yield US Treasury 10Y bertahan di bawah 5% setelah mengalami penurunan selama tiga pekan. Investor menantikan keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan tetap, dengan fokus pada arah kebijakan selanjutnya dan potensi kenaikan suku bunga pada Desember. Data PDB dan inflasi PCE AS turut menjadi perhatian, sementara penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi. Di Jepang, yield obligasi pemerintah 10Y bertahan di sekitar 2,79%, didukung permintaan aset aman di tengah volatilitas pasar dan ketegangan geopolitik. Investor menantikan keputusan Bank of Japan (BoJ), yang diperkirakan mempertahankan suku bunga, meskipun ekspektasi kenaikan pada Desember menguat seiring inflasi sektor jasa mencapai 3,7% YoY pada September. Di Inggris, yield Gilt 10Y turun ke 5,33% menjelang pengumuman anggaran, didukung ekspektasi disiplin fiskal. Rencana tambahan pendanaan sebesar £20,4 miliar melalui utang untuk National Wealth Fund dan British Business Bank mulai tahun fiskal 2028–2029 diperkirakan membatasi dampak jangka pendek terhadap pasar obligasi. *?? MOST ACTIVE GOVERNMENT BONDS* - FR110 | Price 99.41 | Coupon 7.3% | Yield 7.4% | Volume 8.04M - FR111 | Price 96.10 | Coupon 7.0% | Yield 7.5% | Volume 7.54M - PBS3 | Price 99.96 | Coupon 6.0% | Yield 6.1% | Volume 2.82M - PBS30 | Price 98.20 | Coupon 5.9% | Yield 7.0% | Volume 1.85M - FR109 | Price 94.30 | Coupon 5.9% | Yield 7.4% | Volume 1.11M *?? MOST ACTIVE CORPORATE BONDS* - MDKA05ACN4 | Price 101.20 | Coupon 8.3% | Yield 7.0% | Volume 1.17M - SIIJEE01B | Price 105.44 | Coupon 11.5% | Yield 8.1% | Volume 410.00K - SMOPPM02ACN4 | Price 101.13 | Coupon 7.3% | Yield 7.0% | Volume 364.00K - BOLD03B | Price 102.38 | Coupon 8.0% | Yield 6.7% | Volume 362.00K - PIDL01CCN2 | Price 111.60 | Coupon 10.5% | Yield 6.8% | Volume 324.00K See our daily fixed income report for more information. ?? *©? KIWOOM SEKURITAS INDONESIA*