Daily News 03/10

October 03, 2011 No. 104
ANTM - Rencana tingkatkan kepemilikan saham proyek Weda Bay

Manajemen PT Aneka Tambang (ANTM) menyatakan minat untuk meningkatkan kepemilikan saham dalam proyek pembangunan smelter nickel di Weda Bay (Halmahera ? Maluku Utara) dari 10% saat ini menjadi 40%. Peningkatan porsi kepemilikan saham akan dilakukan secara bertahap pasca penyelesaian studi kelayakan dan penyelesaian smelter. Proyek Weda Bay merupakan konsorsium dari Grup Eramet (Perancis) dengan kepemilikan 60%, Mitsubishi (Jepang) dengan kepemilikan 30%, dan ANTM dengan kepemilikan 10%. Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan dana senilai total US$ 6 Miliar. Status proyek masih dalam tahap penyusunan studi kelayakan.
ASRI - Rencana emisi obligasi
Manajemen PT Alam Sutera Realty (ASRI) mengkaji ulang rencana emisi obligasi US$ senilai Rp 1.1 Triliun seiring dengan gejolak pasar keuangan dunia. Rencana emisi obligasi kemungkinan ditunda, menunggu kondisi pasar untuk lebih kondusif. Awalnya, obligasi akan diterbitkan pada 3Q 2011 yang dananya akan dialokasikan untuk akuisisi lahan di Bali dan Jakarta.
BUMI - Pinjaman baru
PT Bumi Resources (BUMI) mendapatkan pinjaman senilai US$ 400 Juta dari Axis Bank Hong Kong (ABHK) yang akan digunakan untuk membayar hutang tranche 1 senilai US$ 600 Juta kepada CIC. Pinjaman dari ABHK bertenor 5 tahun dengan biaya bunga sebesar LIBOR+5.5% untuk 2 tahun pertama dan LIBOR+6.5% untuk tahun berikutnya. BUMI akan mencari tambahan pinjaman senilai US$ 200 Juta untuk melunasi cicilan tranche 1.
EXCL - Refinancing utang
PT XL Axiata (EXCL) akan membayar hutang senilai Rp 960 Miliar kepda Bank mandiri (BMRI) pada tahun 2012 dengan menggunakan pinjaman dari Bank of Tokyo-Mitsubishi (BTM). Perseroan memprioritaskan pelunasan hutang dari BMRI karena bunga dari bank tersebut paling besar. Pada tahun 2012, hutang perseroan yang akan jatuh tempo senilai Rp 4.7 Triliun.