Daily News 14/10

October 14, 2011 No. 113
ASRI - Penjualan 9M 2011

PT Alam Sutera (ASRI) mencatat kenaikan marketing sales sebesar 68% menajdi Rp 2.3 Triliun pada 9M 2011. Pencapaian tersebut melampaui target perusahaan yang telah direvisi dua kali yaitu sebesar Rp 1.7 Triliun dan Rp 2.2 Triliun. Perseroan saat ini memasang target senilai Rp 2.5 Triliun sampai akhir 2011.
BNBR - Pinjaman Glencore
PT Bakrie & Brothers (BNBR) dikabarkan menerima pinjaman senilai US$ 800-900 Juta dari Glencore International Plc., namun pihak Glencore meminta hak pemasaran batu bara yang lebih besar dari hasil produksi Bumi Plc. Dana tersebut akan dialokasikan untuk refinancing utang BNBR senilai US$ 1.35 Miliar kepada Credit Suisse AG (Singapura) yang menjaminkan saham Bumi Plc.
Ciputra Group - Capex 2012
Ciputra Group mengalokasikan belanja modal (capex) pada tahun 2012 senilai Rp 2 Triliun yang pembagiannya untuk PT Ciputra Development (CTRA) sebesar Rp 1 Triliun, PT Ciputra Surya (CTRS) sebesar Rp 500 Miliar, dan sisanya untuk PT Ciputra Property (CTRP). Ciputra Group akan mencari pinjaman bank senilai Rp 1 Triliun untuk memenuhi capex tersebut.
LPKR - Rencana buyback saham
PT Lippo Karawaci (LPKR) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp 600 Miliar dalam 18 bulan kedepan, apabila disetujui RUPSLB pada 15 November 2011. Latar belakang dilakukan buyback karena manajemen melihat kinerja perusahaan yang baik saat ini tidak sebanding dengan harga pasar. Pasca buyback saham, posisi EPS, ROA, dan ROE diharapkan dapat meningkat seiring dengan tercapainya struktur permodalan yang lebih efisien. PT Ciptadana Sekuritas ditunjuk sebagai broker pelaksana buyback saham.
SSIA - Raih kontrak konstruksi
PT Surya Semesta Internusa (SSIA) melalui anak usahanya yang bergerak di bidang jasa konstruksi, PT Nusa Raya Cipta (NRC), berhasil mendapat kontrak konstruksi senilai Rp 1.32 Triliun selama Januari-Agustus 2011. Pada 1H 2011, NRC mengkontribusikan pendapatan senilai Rp 720.2 Miliar, sekitar 47% dari total pendapatan SSIA.