Daily News 11/01
January 11, 2016 No. 1159
BJTM - Kinerja FY 2015
PT BPDJawa Timur (BJTM) membukukan penurunan laba bersih FY 2015 sebesar 5.8%Yoy menjadi Rp 884.5Miliar Vs Rp 939.1 Miliar pada FY 2014 lalu kendati membukukan kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 8.1%Yoy menjadi Rp 3.11 Triliun pada FY 2015. Laba operasi tercatat turun 10.6%Yoy menjadi Rp 1.21 Triliun. Posisi CAR pada akhir 2015 tercatat sebesar 21.22% (22.17% pada 2014) dengan NPL Gross 4.29% (3.31% pada 2014), ROE 16.11% (18.98% pada 2014), dan LDR 82.92% (86.54% pada 2014).
DMAS - Belanja modal
PT Puradelta Lestari (DMAS) menganggarkan belanja modal Rp 1 Triliun tahun ini. Sekitar 80% Belanja modal akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan proyek recurring income seperti apartemen sewa, hotel, pabrik sewa, serta infrastruktur kawasan Deltamas. Proyek pembangunan yang telah dimulai tahun lalu adalah apartemen dan bangunan pabrik untuk disewakan. Proyek apartemen dengan luas lahan 1 Ha dan telah mencapai penyelesaian sekitar 15%-20% yang ditargetkan selesai pada Agustus 2016. Sementara pabrik sewa tengah dalam proses pembangunan mencapai 3,000 m² yang ditargetkan selesai tahun ini melengkapi 4,000 m² pabrik sewa yang sudah ada. Selain itu, DMAS juga akan membangun hotel di atas lahan 1 Ha dengan kapasitas sekitar 150-200 kamar. Pembangunan hotel ditargetkan dimulai pada 3Q 2016 dengan investasi sekitar Rp 100 Miliar hingga Rp 150 Miliar. Sisa 20% belanja modal akan digunakan untuk menyelesaikan akuisisi lahan seluas 135 Ha.
PTBA- Belanja modal
PT Bukit Asam (PTBA) mengkaji untuk menaikan anggaran belanja modal tahun ini menjadi Rp 5 Triliun, dari semula sebesar Rp 3.5 Triliun. Kenaikan belanja modal ini didasarkan atas asumsi dimulainya kosntruksi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Banko Tengah tahun ini. Saat ini, perseroan masih menunggu kelengkapan letter of intent (LOI) transmisi listrik dari PT PLN. Sesuai rencana, jika tiga LOI sudah diterbitkan PLN, perseroan baru dapat memulai konstruksi PLTU Banko Tengah atau Sumsel 8 berkapasitas 2x260 (MW) di mulut tambang Tanjung Enim. Sebagian belanja modal akan dialokasikan untuk membeli sebagian saham Ignite Energy Resources Ltd. asal Australia melalui anak usaha perseroan PT Bukit Energi Investama dengan dana sekitar US$ 30 Juta.
SOCI- Belanja modal
PT Soechi Lines (SOCI) mengalokasikan belanja modal tahun ini senilai US$ 30 hingga US$ 50 Juta. Belanja modal akan dialokasikan untuk pembelian armada baru segmen pelayaran. Saat in perseroan tercatat memiliki kapal dengan total kapasitas 1.48 juta dead weight tonnage (DWT). Tahun lalu perseroan membeli 5 kapal mencakup kapal pengangkut minyak mentah maupun kapal LPG. Sumber belanja modal berasal dari pinjman perbankan atau obligasi.