Daily News 18/02
February 18, 2016 No. 1186
ERAA - Target penambahan gerai
PT Erajaya Swasembada (ERAA) berencana menambah 40 gerai baru tahun ini yang tersebar di dalam dan diluar negeri. Jika rencana tersebut terealisasi maka hingga akhir tahun ini ERAA akan mengoperasikan 590 gerai dari jumlah gerai saat ini sebanyak 550 gerai. Diluar negeri, ERAA berencana menambah gerai di Malaysia dan Singapura. Untuk mendukung penambahan gerai, ERAA telah menganggarkan belanja modal Rp 100 Miliar.
KINO - Rencana ekspansi
PT Kino Indonesia (KINO) akan meningkatkan kapasitas produksi di segmen perawatan tubuh atau personal care sebesar 25% dan kapasitas produksi di segmen minuman sekitar 40%. Selain itu, KINO juga akan menambah kategori baru dengan membuat brand baru. Untuk mendukung rencana ekspansi tersebut, KINO telah menganggarkan belanja modal senilai Rp 290 Miliar dengan sumber berasal dari hasil IPO pada Desember 2015. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk pembelian mesin, peningkatan kapasitas produksi, dan penambahan gudang. Selain itu, KINO juga berencana akuisisi produk lokal milik perusahaan lain dan berencana menjalin kemitraan atau mendirikan perusahaan bersama dengan perusahaan lain.
NIRO - Rencana naikkan tarif sewa
PT Nirwana Development (NIRO) berencana menaikkan tarif sewa pusat perbelanjaan hingga 20% tahun ini. Tahun lalu kisaran harga sewa berkisar antara Rp 40,000 hingga Rp 50,000 per M² untuk penyewa utama dan Rp 105,000 hingga Rp 180,000 per M² untuk penyewa non-utama. Hingga akhir tahun lalu NIRO tercatat mengelola 6 pusat perbelanjaan di Cirebon, Solo, Sampit, Pangkalan Bun, Kapuas, dan Ketapang. Tahun ini NIRO berencana menambah 7-10 pusat perbelanjaan baru melalui akuisisi dan pengembangan usaha. Manajemen mengalokasikan dana belanja modal senilai Rp 800 Miliar untuk ekspansi usaha.
WSKT - Tingkatkan modal anak perusahaan
Selama bulan Februari PT Waskita Karya (WSKT) tercatat telah melakukan penambahan modal senilai total Rp 536.3 Miliar kepada anak perusahaan. Beberapa waktu lalu WSKT diketahui menambah modal anak perusahaan yang bergerak pada bidang usaha jalan tol, PT Waskita Toll Road (WTR), senilai Rp 220 Miliar. Dana tersebut akan dialokasikan WTR untuk mendukung pembelian 60% saham PT Pemalang Batang Tol Road dari PT Langkah Hutama Perkasa, Countryside Investment Corp., dan PT Sumber Mitra Jaya. Pada awal bulan ini WSKT diketahui menambah modal PT Waskita Beton Precast senilai Rp 300 Miliar.