Daily News 29/02
February 29, 2016 No. 1193
AISA - Rencana emisi obligasi
PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 Triliun hingga Rp 1.3 Triliun pada 1H 2016. Dana hasil emisi obligasi akan digunakan untuk refinancing utang pada divisi beras dan produk lainnya. Opsi emisi obligasi dipilih setelah mempelajari potensi penurunan suku bunga bank, terutama setelah penurunan BI rate menjadi 7%. Obligasi yang akan diterbitkan merupakan kombinasi antara seri konvensional dan sukuk. Sementara itu tahun ini AISA akan memulai pembangunan fisik pabrik minuman Capri dengan nilai invesatsi sebesar Rp 100 Miliar yang diharapkan mulai beroperasi komersial tahun depan.
BJBR - Kinerja FY 2015
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJBR) membukukan kenaikan laba bersih FY 2015 sebesar 24.7%Yoy menjadi Rp 1.37 Triliun Vs Rp 1.10 Triliun pada FY 2014 lalu. Pendapatan bunga bersih tercatat naik sebesar 11.5% menjadi Rp 4.97 Triliun. Posisi CAR pada akhir 2015 tercatat sebesar 16.21% (16.08% pada 2014) dengan NPL Gross 2.91% ( 4.15 pada 2014), ROE 23.05% ( 18.92% pada 2014), dan LDR 88.13% ( 93.18% pada 2014). Posisi NIM BJBR tercatat sebesar sebesar 6.32% pada akhir tahun lalu.
KIJA - Target marketing sales
PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA) menargetkan marketing sales (pendapatan pra-penjualan) tahun ini senilai Rp 1.4 Triliun, naik 40% dibandingkan pencapaian tahun lalu senilai Rp 1 Triliun. Manajemen mengungkapkan proyek di kawasan industri Jababeka Cikarang masih akan menjadi kontributor utama marketing sales tahun ini senilai Rp 1.15 Triliun dan sisanya Rp 250 Miliar diharapkan berasal dari kawasan industri di Kendal (Jawa Tengah). Sementara itu sekitar 50% marketing sales kawasan industri Jababeka Cikarang ditargetkan berasal dari penjualan proyek residensial dan sisanya 50% merupakan kontribusi penjualan lahan industri.
SMBR - Kinerja FY 2015
PT Semen Baturaja (SMBR) membukukan kenaikan laba bersih 2015 sebesar 6%Yoy menjadi Rp 348.34 Miliar Vs Rp 328.47 Miliar pada 2014 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 20.3%Yoy menjadi Rp 1.46 Triliun. Laba operasi SMBR naik 27.6%Yoy menjadi Rp 323.26 Miliar tahun lalu. Turunnya kinerja laba bersih relatif terhadap kenaikan laba operasi terutama diakibatkan oleh penurunan pendapatan keuangan menjadi Rp 120.3 Miliar tahun lalu Vs Rp 151.67 Miliar pada 2014.
WTON - Tambah kapasitas produksi
PT Wijaya Karya Beton (WTON) akan meningkatkan kapasitas produksi beton tahun ini menjadi 2.5 juta ton dari 2.3 juta ton tahun lalu. WTON akan meningkatkan kapasitas produksi pabrik yang berlokasi di Majalengka (Jawa Barat) dan Sumatera Selatan. Untuk membiayai tambahan kapasitas sebesar 200,000 ton per tahun, WTON mengalokasikan dana mencapai Rp 160 Miliar dari total belanja modal tahun ini sebesar Rp 400 Miliar. Tambahan produksi bertujuan untuk mengantisipasi naiknya kebutuhan beton sektor infrasktruktur dan properti tahun ini. Tahun ini WTON akan fokus memproduksi beton untuk proyek jalan tol, bantalan rel di jalur kereta api, dan konstruksi pembangkit listrik. Tahun ini WTON menargetkan perolehan kontrak baru hingga Rp 4.3 Triliun dimana sekitar 58% berasal dari sektor infrastruktur dan sisanya dari proyek pembangunan pembangkit listrik.