Daily News 16/03

March 16, 2016 No. 1204
Sektor Otomotif - Penjualan mobil

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat sepanjang Februari 2016 penjualan mobil mencapai 88,250 unit, naik 3.8% dibandingkan dengan penjualan Januari 2016. Tapi jika dibandingkan dengan penjualan Februari 2015 masih turun sebesar 0.6%. Gaikindo memperkirakan penjualan mobil tahun ini dapat tumbuh 5% karena Pemerintah dan Bank Indonesia akan terus menekan bank untuk menurunkan bunga kredit sehingga diharapkan dapat berdampak positif bagi penjualan mobil.
ADRO - Pembayaran utang
PT Adaro Energy (ADRO) telah membayar pinjaman bank senilai US$ 625 Juta sepanjang tahun 2015. Hal ini menyebabkan utang bersih ADRO turun 25% Yoy menjadi US$ 865 Juta. Tahun lalu ADRO membiayai kembali (refinancing) fasilitas pinjaman senilai US$ 400 Juta milik anak perusahaan jasa tambang PT Saptaindra Sejati. ADRO juga membayar kembali fasilitas pinjaman US$ 160 Juta milik perusahaan tongkang dan pembuatan kapal PT Maritim Barito Perkasa (MBP). Dari pembiayaan kembali, ADRO meraih tingkat bunga lebih kompetitif dan jatuh tempo yang lebih panjang.
LTLS - Target pendapatan
PT Lautan Luas (LTLS) menargetkan pendapatan tahun ini sebesar Rp 7 Triliun atau tumbuh 15%-18% dibanding realisasi tahun lalu sebesar Rp 6 Triliun. Untuk mencapai target tersebut perseroan mulai merambah bisnis kebutuhan produk kimia bagi industri yang prospektif, seperti bahan dasar kaca. LTLS mengalokasikan dana belanja modal tahun ini sebesar Rp 200 Miliar hingga Rp 250 Miliar yang akan dialokasikan untuk pembangunan pabrik sweetener dan penambahan kapasitas pabrik non-dairy creamer.
SMBR - Kebutuhan dana
PT Semen Baturaja (SMBR) berencana menarik pinjaman senilai total Rp 1.5 Triliun untuk mendukung proyek pabrik Baturaja II. Sebagian besar kebutuhan pendanaan pabrik tersebut berasal dari hasil IPO dan sisanya didukung oleh pinjaman bank. Tergantung pada progres konstruksi, manajemen memperkirakan SMBR menarik pinjaman senilai Rp 750 Miliar pada 4Q 2016 dan sisanya pada 2017. Nilai proyek tersebut mencapai Rp 3.85 Triliun dengan kapasitas produksi 1.85 juta ton per tahun. Dengan beroperasinya pabrik baru tersebut kapasitas produksi SMBR naik menjadi 3.85 juta ton dari kapasitas saat ini 2 juta ton per tahun. Tahun ini manajemen menargetkan penjualan semen naik 14%Yoy mencapai 1.75 juta ton Vs 1.5 juta ton penjualan tahun lalu.
UNTR - Power plant
PT United Tractors (UNTR) bekerjasama dengan Sumitomo Corporation dan Kansai Electric berencana membangun pembangkit listrik berkapasitas 2,000 MW di Jawa Tengah pada April 2016 yang diberi nama Tanjung Jati B. Nilai proyek Tanjung Jati B sekitar 500 Miliar Yen, atau setara dengan Rp 58.75 Triliun. Sebelumnya perseroan telah menandatangani kesepakatan pada tanggal 21 Desember 2015. Sumitmo Corp dan Kansai Electric berpeluang memiliki saham mayoritas, atau lebih dari 50% pada pembangkit listrik tersebut, hal ini dikarenakan kedua perusahaan tersebut telah berpengalaman dalam mengelola independent power producer (IPP)