Daily News 28/10

October 28, 2011 No. 123
BBNI - Kinerja 9M 2011

PT Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat kenaikan laba bersih sebesar 37.4%Yoy menjadi Rp 4.06 Triliun pada 9M 2011 dari Rp 2.95 Triliun pada 9M 2010. Pendapatan bunga bersih meningkat 4.52% menjadi Rp 9.41 Triliun yang didorong oleh peningkatan kredit sebesar 27.5% menjadi Rp 160.72 Triliun. Perseroan dapat menurunkan beban operasi selain bunga sebesar 16% menjadi Rp 4 Triliun. Pada awal tahun perseroan melaksanakan penambahan modal melalui right issue sehingga CAR naik menjadi 16.7% dari 12% dan ROE mengalami penurunan menjadi 18.9% dari 25.1%. NIM perseroan ceenderung stabil pada level 5.9% dan LDR meningkat dari 68.6% menjadi 78.3%.
BBRI - Kinerja 9M 2011
PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 56.7%Yoy menjadi Rp 10.43 Triliun Vs Rp 6.65 Triliun pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 27%Yoy menjadi Rp 26.7 Triliun pada 9M 2011 dengan posisi laba operasional yang tercatat naik 47.3%Yoy menjadi Rp 12.59 Triliun. Posisi CAR tercatat sebesar 14.84% pada 9M 2011 (13.36% pada 9M 2010) dengan NPL Gross 3.34% (4.28% pada 9M 2010), ROE 39.86% (34.28% pada 9M 2010), dan LDR 89.22% (88.98% pada 9M 2010).
ICBP - Kinerja 9M 2011
PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 16.9%Yoy menjadi Rp 1.52 Triliun Vs Rp 1.3 Triliun pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bersih sebesar 6.5%Yoy menjadi Rp 14.45 Triliun dengan kenaikan laba operasi sebesar 2.5%Yoy menjadi Rp 2 Triliun pada 9M 2011.
INDF - Kinerja 9M 2011
PT Indofood Sukses Makmur (INDF) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 4.5%Yoy menjadi Rp 2.41 Triliun Vs Rp 2.3 Triliun pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bersih sebesar 19.3%Yoy menjadi Rp 33.77 Triliun dengan kenaikan laba operasi sebesar 11.7%Yoy menjadi Rp 5.18 Triliun pada 9M 2011.
UNTR - Kinerja 9M 2011
PT United Tractors (UNTR) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 44.3%Yoy menjadi Rp 4.29 Triliun Vs Rp 2.97 Triliun pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bersih sebesar 43%Yoy menjadi Rp 39.75 Triliun dengan kenaikan laba operasi sebesar 40.2%Yoy menjadi Rp 5.51 pada 9M 2011. Pendapatan divisi alat berat tercatat naik 51.2%Yoy menjadi Rp 19.9 Triliun, sedangkan divisi kontraktor pertambangan mencatat kenaikan pendapatan sebesar 27.3%Yoy menjadi Rp 15.93 Triliun, dan divisi pertambangan batubara mencatat kenaikan pendapatan sebesar 84%Yoy menjadi Rp 3.91 Triliun pada 9M 2011.