Daily News 31/10
October 31, 2011 No. 124
IPO - PT Atlas Resources
PT Atlas Resources (AR) berencana IPO dengan menjual 811.33 Juta lembar saham pada harga penawaran Rp 1,500 per lembar saham. Dana perolehan IPO senilai Rp 1.22 Triliun akan dialokasikan untuk mendukung belanja modal serta modal kerja. AR mengalokasikan dana belanja modal mencapai US$ 105 Juta hingga 2013 dimana 60% diantaranya akan dialokasikan pada 2012. Sumber belanja modal akan berasal dari dana hasil IPO dan pinjaman sindikasi bank senilai US$ 95 Juta dengan tenor 3-5 tahun. Pinjaman bank akan dialokasikan untuk mendukung proyek Musi Banyuasin dan Musi Rawas di Sumatera Selatan. AR merupakan kelompok usaha yang bergerak pada bidang pertambangan batubara yang memiliki 18 anak perusahaan dengan 9 izin usaha pertambangan (IUP).
BKSL - Kinerja 9M 2011
PT Sentul City (BKSL) mencatat keniakan laba bersih sebesar 397% menjadi Rp 120.24 Miliar selama 9M 2011 dari Rp 24.2 Miliar pada 9M 2010. Kenaikan tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan perseroan sebesar 45% menjadi Rp 289.54 Miliar dari Rp 199.03 Miliar. Beban pokok perseroan meningkat lebih kecil yaitu sebesar 17% menjadi Rp 130.76 Miliar.
BMRI - Kinerja 9M 2011
PT Bank Mandiri (BMRI) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 43.6%Yoy menjadi Rp 9.17 Triliun Vs Rp 6.39 Triliun pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 24.7%Yoy menjadi Rp 18.72 Triliun pada 9M 2011 dengan posisi laba operasional yang tercatat naik 44.1%Yoy menjadi Rp 12.3 Triliun. Posisi CAR tercatat sebesar 16.01% pada 9M 2011 (13.25% pada 9M 2010) dengan NPL Gross 2.41% (2.48% pada 9M 2010), ROE 27.85% (32.55% pada 9M 2010), dan LDR 76.25% (69.62% pada 9M 2010).
BULL - Kinerja 9M 2011
PT Buana Listya Tama (BULL) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 213.9%Yoy menjadi Rp 340.57 Miliar Vs Rp 108.48 Miliar pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan usaha sebesar 100.6%Yoy menjadi Rp 752.96 Miliar. BULL membukukan kenaikan laba usaha menjadi Rp 229.17 Miliar Vs rugi operasional Rp 3.93 Miliar pada 9M 2010. BULL membukukan pendapatan komprehensif lain berupa surplus revaluasi bersih sebesar Rp 89.94 Miliar pada 9M 2011 Vs Rp 168.18 Miliar surplus pada 9M 2010 lalu.
MEDC - Jual hak partisipasi di Tunisia
PT Medco Enerrgi (MEDC) menjual 20% partisipasi di konsesi Durra dan 40% hak partisipasi Anaguid Exploration Permit di Tunisia kepada OMV (Tuneisen) Production GMbH. Perseroan memperoleh dana segar sebesar US$ 58 Juta dari hasil penjualan tersebut.