Daily News 16/11

November 16, 2011 No. 136
IPO - PT Erajaya Swasembada

PT Erajaya Swasembada (ES) berencana menerbitkan 1,35 miliar lembar saham atau setara dengan 40% dari keseluruhan modal disetor dengan target perolehan US$ 200 Juta dari Penawaran Umum Perdana. Sekitar 42% dana hasil IPO dialokasikan untuk pembayaran utang serta akuisisi saham PT Teletama Artha mandiri, 16% untuk menambah gerai distribusi, dan sisanya 42% digunakan untuk kebutuhan modal kerja.
BLTA - Kinerja 9M 2011
PT Berlian Laju Tanker (BLTA) membukukan lonjakan laba bersih 9M 2011 menjadi US$ 181.27 Juta Vs US$ 44.02 Juta pada 9M 2010 lalu kendati membukukan penurunan pendapatan sebesar 1.6%Yoy menjadi US$ 486.42 Juta. Laba operasional tercatat turun 24.5%Yoy menjadi US$ 59.37 Juta Vs US$ 78.67 Juta pada 9M 2010. BLTA membukukan pos laba perubahan nilai wajar obligasi konversi dan wesel bayar senilai US$ 171 Juta pada 9M 2011 Vs rugi bersih pada pos yang sama senilai US$ 78.61 Juta pada 9M 2010 lalu.
BORN - Keterbukaan informasi
PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN) menerbitkan keterbukaan informasi terkait rencana akuisisi 23.8% saham Bumi Plc senilai US$ 1 Miliar. BORN akan menjalin kerjasama dengan PT Bakrie& Brothers (BNBR) dan Long Haul Holdings (LHH) melalui pembentukan dua Joint Venture. Borneo Bumi (BORN 51% sedangkan BNBR dan LHH 49%) akan memiliki 22.5% saham Bumi Plc dan Bumi Borneo (BORN 49% sedangkan BNBR dan LHH 51%) akan memiliki 25.1% saham Bumi Plc. Seluruh dana akuisisi saham Bumi Plc senilai US$ 1 Miliar akan berasal dari pinjaman berjangka waktu 5 tahun kepada Standard Chartered Bank dengan beban bunga Libor+5.65%. Untuk mendapat pinjaman, BORN akan menjaminkan 99.99% saham PT Borneo Mining Services (BMS), 99.99% saham PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), jaminan kas atas 3 bulan pembayaran bunga, serta jaminan atas asset-asset perusahaan lainnya. Transaksi tersebut merupakan transaksi material dan membutuhkan persetujuan RUPSLB yang rencananya dilaksanakan pada 15 Desember 2011. Pemegang saham BORN yang berhak hadir harus tercatat dalam daftar pemegang saham pada 29 November 2011 pukul 16:00 WIB.
INAF - Kuasi reorganisasi
Kuasi reorganisasi PT Indofarma (INAF) diundur karena berubahnya laporan keuangan yang menjadi dasar kuasi. Dikarenakan Bapepam-LK menginginkan emiten menggunakan laporan keuangan kuartal tiga 2011 yang sudah menghasilkan laba. Target kuasi selesai tahun ini dikarenakan terikat komitmen dengan Bank mandiri yang meminta INAF membersihkan saldo rugi sebesar Rp 168.83 Miliar sebelum pengucuran kredit.
ISAT & TBIG - Akuisisi Menara
PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) telah menandatangani MoU dangan PT Indosat (ISAT) untuk mengakuisisi sebagian menara ISAT. TBIG dan ISAT akan bernegosiasi secara eksklusif dalam akusisi menara termasuk di dalamnya skema sale and leaseback.