Daily News 17/11

November 17, 2011 No. 137
IPO - PT Greenwood Sejahtera

PT Greenwood Sejahtera (GS) berencana menjual 3.34 miliar lembar saham baru setara 35% total saham ke public dalam proses IPO. Greenwood menetapkan kisaran harga perdana saham sebesar Rp 275 hingga Rp 325 per lembar saham. IPO ini digunakan untuk membiayai pembangunan proyek The City Center.
Ciputra Group - Rencana ekspansi
Ciputra Group mengalokasikan dana senilai US$ 2 Miliar dalam 5 tahun ke depan yang akan digunakan untuk membangun proyek properti dalam jumlah besar. Setiap tahun diperkirakan ada 7-8 proyek properti yang akan dikerjakan oleh semua anak usaha baik yang sudah tercatat di bursa maupun yang belum. Satu proyek property diperkirakan mencapai Rp. 50-100 Miliar baik dikerjakan dalam skema kerja sama operasi maupun sendiri.
LPKR - Rencana buyback saham
PT Lippo Karawaci (LPKR) berencana melakukan buyback saham senilai total Rp 600 Miliar yang akan dilakukan dalam 3 tahap masing-masing sebesar Rp 200 Miliar. Sumber dana buyback berasal dari kas internal yang mencapai Rp 2.9 Triliun pada akhir September lalu. Buyback saham dilakukan untuk memperbaiki struktur permodalan, dimana manajemen menilai harga pasar belum mencerminkan kinerja perusahaan yang baik.
MRAT - Ekpansi ke luar negeri
PT Mustika Ratu (MRAT) mengincar lima negara untuk memperluas pasar : Dubai, Qatar, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Untuk tahap awal MRAT akan menjual produk terbatas melalui distributor. Saat ini, kontribusi penjualan MRAT di luar negeri mencapai 15% dari total penjualan dan ditargetkan mencapai 18% tahun depan.
PSAB - Rencana rights issue
PT Pelita Sejahtera Abadi (PSAB) berencana menerbitkan 721 juta lembar saham baru dengan target perolehan dana mencapai Rp 1.44 Triliun. Setiap pemegang 125 lembar saham lama berhak atas 3,008 rights untuk membeli saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 2,000 per lembar saham. J&Partners Asia Limited (JPAL), perusahaan investasi Hong Kong, bertindak sebagai standby buyer rights issue PSAB. Seluruh dana hasil rights issue akan dialokasikan untuk mengakuisisi 98.87% saham PT J Resources Nusantara (JRN), perusahaan yang bergerak pada bidang pertambangan mineral emas.