Daily News 22/11
November 22, 2011 No. 140
ADHI - Raih kontrak dan rights issue
PT Adhi Karya (ADHI) bersiap menggarap proyek pembangkit listrik untuk PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) dan tengah mengikuti tender IPP di Kalimantan Timur. Total nilai proyek tersebut mencapai Rp 4.2 Triliun. Untuk mendanai proyek tersebut, ADHI berencana menggelar penjualan saham baru (rights issue) dengan target perolehan dana mencapai Rp 500 Miliar. ADHI belum dapat memastikan kapan penawaran saham baru karena masih menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan.
ADRO - Target Kinerja
PT. Adaro Energy (ADRO) menargetkan produksi batubara dapat mencapai 52-53 juta ton pada tahun 2012 dari target tahun ini 46-48 juta ton. Perseroan mengharapkan permintaan yang tetap kuat dari kawasan Asia seperti, Cina, India dan Indonesia.
BLTA - Refinancing utang
PT Berlian Laju Tanker (BLTA) berencana menerbitkan obligasi senilai US$ 125 Juta, obligasi ini diperkirakan akan diterbitkan BLTA pada 2Q 2012. Hasil penerbitan obligasi tersebut digunakan untuk melunasi utang perseroan yang jatuh tempo tahun depan.
BUMI - Kinerja 9M 2011
PT Bumi Resources (BUMI) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 44.3%Yoy menjadi US$ 241.4 Juta Vs US$ 167.3 Juta pada 9M 2010 lalu akibat mencatatkan kerugian atas pembatalan penjualan saham senilai US$ 35.89 Juta, penghapusbukuan aset senilai US$ 17.24 Juta, serta rugi lain-lain bersih senilai US$ 14.07 Juta. Pendapatan tercatat naik 34.27%Yoy menjadi US$ 2.86 Miliar dengan pos laba operasi mencatat kenaikan 49.67%Yoy menjadi US$ 839.82 Juta. Volume penjualan BUMI tercatat mencapai 45.5 juta ton yang terdiri dari penjualan Kaltim Prima Coal sebanyak 29.4 juta ton dan Arutmin sebanyak 16.1 juta ton. Rata-rata harga jual mengalami kenaikan menjadi US$ 92.2/Ton Vs US$ 69.3/Ton pada 9M 2010 lalu.
BWPT - Produksi Oktober 2011
PT BW Plantation (BWPT) mengalami penurunan total produksi FFB pada bulan Oktober 2011 secara yoy sebesar 14.4% dan turun 1% Mom menjadi 34.13 Ton. Produksi 10M 2011 tercatat naik 25.3%Yoy menjadi 388.87 Ton. Total produksi CPO pada 10M 2011 mengalami kenaikan sebesar 32.4%Yoy menjadi 94.13 Ton sedangkan produksi kernel mengalami kenaikan 25.1%Yoy menjadi 15.73 Ton. Penurunan produksi disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.
MNCN - Rasio pembagian dividen
PT Media Nusantara Citra (MNCN) meningkatkan rasio pembagian dividen dari 20% menjadi 45% mulai tahun 2012 seiring masuknya investor strategis dari Amerika, Saban Capital Group (SCG). SCG melalui Indonesia Media Partners LLC telah membeli 5% saham MNCN dan memiliki opsi untuk meningkatkan kepemilikan menjadi 7.5% dalam 27 bulan kedepan.